Berita

Menteri Pertahanan Prabowo Subianto/Net

Politik

Prabowo Tanggapi Santai Desakan Agar Jokowi Memecatnya

JUMAT, 10 JANUARI 2020 | 08:49 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Menteri Pertahanan Prabowo Subianto menanggapi santai desakan agar Presiden Joko Widodo (Jokowi) mencopot dirinya, terkait sikapnya terhadap masalah natuna. Prabowo menyatakan bahwa setiap orang bebas berpendapat dalam alam demokrasi.

"Silakan saja bicara kita kan negara demokrasi, orang boleh bicara apa saja," kata Prabowo di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis (9/1), usai mengunjungi Jokowi.

Desakan pemecatan itu berasal dari Ketua Aliansi Anak Bangsa sekaligus Ketua Divisi Hukum PA 212 Damai Hari Lubis.


Prabowo mengaku tak mempermasalahkan pernyataan itu. Menurutnya, tak ada persoalan jika Damai Hari Lubis menilai dirinya kurang tegas dalam menyikapi masalah kapal China masuk ke wilayah Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE) Indonesia dekat perairan Natuna.

"Nggak apa-apa," kata Prabowo.

Sebelumnya, Damai Hari Lubis meneruskan kalimat seseorang yang intinya mengkritik Prabowo Subianto terkait masalah Natuna. Bunyinya sebagai berikut:

"Langkah PS yang mendiamkan pelanggaran batas teritorial RI oleh China, menunjukkan perbedaan kebijakan yang amat prinsip atau frontal bertentangan dengan langkah presiden RI Jkw, yang tegas statemennya: "tidak ada kompromi dgn negara pelanggar batas. Maka sebaiknya Jkw copot segera PS. sebagai Menhankam, gantikan dgn yang sejalan dgn kebijakan beliau sbg Presiden dan Panglima Tertinggi."

Damai Hari Lubis sepakat dengan bunyi kalimat tersebut.

Populer

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Utang dan Delusi Pembangunan

Rabu, 16 September 2026 | 05:52

Tak Ulangi Kesalahan Purbaya, Suahasil Diharapkan Terus Gelorakan Ekonomi Konstitusi

Rabu, 16 September 2026 | 05:22

Pengukuhan Pengurus PERKAPI Bakal Dihadiri Menhum dan Ketua Komisi XIII DPR

Rabu, 16 September 2026 | 04:44

Fungsi KDKMP yang ‘Disabotase’

Rabu, 16 September 2026 | 04:24

Menhan Sjafrie Apresiasi Bantuan Jepang dalam Atasi Karhutla

Rabu, 16 September 2026 | 03:57

Politikus Senior PKS: PPHN Jangan jadi RPJPN Kedua

Rabu, 16 September 2026 | 03:30

38 Aset Senilai Rp846 Miliar Disita Kejagung dalam Kasus Febrie

Rabu, 16 September 2026 | 03:03

Kegiatan Belajar di SMPN 16 Medan Pulih 100 Persen Usai Dilanda Banjir

Rabu, 16 September 2026 | 02:48

WNA Malaysia Laporkan Pamen Polri Terkait Kasus Investasi Emas ke Bareskrim

Rabu, 16 September 2026 | 02:24

Kemensos Apresiasi Sekolah Rakyat Terintegrasi 3 Sulsel Mulai Beroperasi

Rabu, 16 September 2026 | 01:59

Selengkapnya