Berita

Jiwasraya/Net

Bisnis

Dukung Tuntaskan Jiwasraya, PB HMI: BUMN Adalah Simbol Kedaulatan Ekonomi Bangsa

JUMAT, 10 JANUARI 2020 | 02:17 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Penyelesaian kasus Jiwasraya yang tengah dilakukan oleh Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) mendapat dukungan dari Pengurus Besar Himpunan mahasiswa Islam (PB HMI).

PB HMI mendukung upaya progresif Menteri BUMN, Erick Thohir dalam melakukan clean and clear di semua perusahaan BUMN.

"Bagi PB HMI, BUMN adalah simbol kedaulatan ekonomi bangsa yang wajib dirawat dan dijaga dari upaya-upaya perampokan sistemik dan jenis skandal lainnya," ujar PJ Ketua Umum PB HMI, Arya Kharisma Hardy dalam keterangan tertulisnya, Kamis (9/1).


Menurutnya, kasus Jiwasraya bisa jadi momentum bersih-bersih BUMN yang belum sempat terdeteksi oleh aparat penegak hukum dan lembaga terkait lainnya.

"Inisiatif bersih-bersih menyeluruh yang dilakukan oleh Erick Tohir secara siginifikan akan mengungkap banyak kasus lainnya di tubuh BUMN," ungkapnya.

Ia juga menyambut baik pemulihan manejemen BUMN melalui skema holding dan penerapan the right man on the right place di posisi strategis perusahaan-perusahaan BUMN. Terlebih saat ini BUMN kerap menjadi sapi perah bagi elite dan oligarki.

"BUMN mesti bekerja sama dengan lembaga terkait seperti Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), Ombusdman dan akuntan publik untuk rutin mengontrol kinerja perusahaan dan perilaku direksi-direksi BUMN," imbuhnya.

Namun, kritikan juga ia sampaikan berkenaan dengan monopoli di perusahaan BUMN pada sektor bisnis yang seharusnya menggandeng swasta.

"Hegemoni BUMN beserta anak cucunya sangat mengganggu dinamika iklim usaha nasional yang juga dibangun oleh perusahaan swasta dalam negeri, sehingga sedikit banyak mempengaruhi asa pengusaha dalam negeri untuk bertumbuh," tandasnya.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Koreksi Tata-Kelola MBG: Ekspektasi Publik dan Komitmen Presiden

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:56

Bank Dunia Soroti Penyusutan Jumlah Pekerja Kelas Menengah RI

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:30

Literasi Perpajakan Diharapkan jadi Jantung Kepercayaan Masyarakat

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:04

Menkomdigi: Aksi Damai dan Ruang Digital Sehat Harus Dijaga

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:40

Pesan Arief Budiman di Balik #SellIndonesia Lawan #SellSingapura

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:20

MUI Dorong Fatwa Perlindungan Al-Quds dari Upaya Yahudinisasi Israel

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:05

Pembelaan Terakhir John Field Cs: Kami Tidak Lari dan Hilangkan Bukti

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:41

Legislator PDIP Sebut Kenaikan BBM Ancam Daya Beli Kelas Menengah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:14

Golkar: Mahasiswa Punya Hak untuk Menyampaikan Pendapat

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:52

Gagalkan Peredaran Ribuan Pil Terlarang, Satu Pengedar Ditangkap di Blora

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:27

Selengkapnya