Berita

Ketua KPU RI Arief Budiman/RMOL

Politik

Apakah OTT Wahyu Setiawan Terkait 'Kursi Panas' Alm. Nazaruddin Kiemas? Ini Kata Ketua KPU

KAMIS, 09 JANUARI 2020 | 15:18 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Wahyu Setiawan, diisukan terkait kursi panas pemilu legislatif Dapil Sumatera Selatan I.

Sebab sebagaimana diketahui, salah seorang calon anggota legislatif (Caleg) dari Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan bernama Nazaruddin Kiemas, meninggal sebelum Pemilu Legislatif digelar.

Namun, usai KPU Provinsi mengumumkan perolehan suara dari Caleg PDI Perjuangan, Nazarudin mendapat perolehan suara tertinggi setelah Caleg lainnya yang bernama Riezky Aprilia.


Akan tetapi pada akhir Agustus tahun lalu, PDI Perjuangan meminta KPU membatalkan kemenangan Riezky Aprilia dari Dapil Sumatera Selatan I ini.

Justru, PDI Perjuangan malah mengusulkan Caleg nomor urut 6 bernama Harun Masiku, untuk menempati kursi almarhum Nazaruddin Kiemas itu.

Tetapi KPU menolak permintaan itu dan tetap mengesahkan Riezky yang merupakan anak mantan Wali Kota Lubung Linggau, Rustam Effendi, sebagai caleg terpilih untuk periode 2019-2024.

Saat dikonfirmasi terkait isu yang berkembang ini, Ketua KPU RI Arief Budiman mengaku tidak tahu menahu atas kasus yang menimpa bawahannya tersebut.

Ia hanya mengatakan bahwa KPU secara institusi masih menunggu gelar perkara yang akan dilakukan KPK sore atau malam nanti.

"Oh saya enggak tahu itu (isu kursi Panas alm. Nazarudin Kiemas). Makanya kita tunggu saja konfirmasi aja dari KPK," ujarnya saat ditemui di Kantor KPU Pusat, Jalan Imam Bonjol, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (9/1).

Lebih lanjut, Arief juga masih menunggu undangan KPK untuk hadir digelar perkara OTT Wahyu Setiawan hari ini.

"Kalau KPK berkenan mengundang kita, kita akan datang. Tapi kalau tidak ya kami kan bisa juga mendengar dari sini (kantor), apa yang diputuskan oleh KPK," dia menambahkan.

Sebelumnya, KPK menangkap Wahyu Setiawan di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Rabu kemarin (8/1). Namun hingga saat ini, KPK belum membuka status dan perkara yang menyebabkan Wahyu ditangkap.

Namun pada saat kunjungannya Rabu malam ke KPK, Ketua KPU RI Arief Budiman mengatakan bawahannya masih berstatus terperiksa.

Direncanakan, pada sore atau malam nanti, KPU akan ikut jumpa pers bersama KPK, di Gedung Merah Putih KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan.

Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

Menteri Warisan Jokowi akan Bersih dari Kabinet Prabowo pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 | 23:29

Rencana Insentif MBG Rp1 Triliun Tuai Kritik dari DPR

Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:47

Silfester Matutina Diduga Masuk List Saksi Sidang Ijazah Jokowi

Minggu, 25 Oktober 2026 | 04:00

UPDATE

IPW Desak Transparansi Penegakan Hukum Kasus 1.048 Ton Udang Impor di Jatim

Minggu, 01 November 2026 | 01:50

Langkah Polisi Tangani Kasus Perusakan Warung Mi Babi Sukoharjo Diapresiasi Warga

Minggu, 01 November 2026 | 01:24

Polda Metro Siap Dikritik Buntut Penyelenggaraan Deklarasi Sumpah Pemuda 29 Oktober

Minggu, 01 November 2026 | 00:43

Ramai Logo Muncul di TIME100 Next Gala, Danantara Bantah Bayar Dana Sponsorship

Minggu, 01 November 2026 | 00:16

Pengurus Baru SAPMA PP DKI Jakarta Siap Berkolaborasi dengan Pemprov

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:47

Polisi Tangkap Pelaku Penembakan di Kampung Ambon, Ini Motifnya

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:17

Winda Marfita Pastikan Tak Terlibat Kasus Investasi PT MBS yang Dilaporkan Nur Istianti

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:57

Asrul Haruna Terpilih Sebagai Koorpresnas BEM PTMA Indonesia

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:43

Rembuk Pemuda Himpun Aspirasi dari 29 Provinsi, Kukuhkan DPP Pertama

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:32

PPP Maluku Tolak Pemberhentian Agus Suparmanto-Taj Yasin

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:44

Selengkapnya