Berita

Upacara persemayaman Chaidir Djafar/Iist

Politik

Sebelum Dimakamkan Di Tanah Kelahiran, Senator Chaidir Djafar Disemayamkan Di Komplek Parlemen

RABU, 08 JANUARI 2020 | 17:38 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Segenap pimpinan dan anggota DPD RI menyampaikan rasa bela sungkawa atas wafatnya anggota DPD RI dari Provinsi Maluku Utara, Chaidir Djafar, Rabu (8/1). Chaidir Djafar meninggal karena sakit di Rumah Sakit Yarsi Jakarta pukul 03.00 WIB.

Kepergian Chaidir Djafar menjadi satu kehilangan bagi DPD karena yang bersangkutan dikenal sebagai senator yang selalu memperjuangkan aspirasi daerah.

"Kami sangat kehilangan teman yang mempunyai kerja keras dan kepedulian yang tinggi, serta tanggap terhadap kepentingan dan kemajuan daerah. Sumbangan beliau untuk memperjuangkan aspirasi daerah di parlemen nasional DPD RI, khususnya perjuangan untuk memajukan daerah Kawasan Timur Indonesia tidak pernah berhenti agar pembangunan masyarakat dan daerahnya setara dan tidak tertinggal dengan kawasan lainnya di Indonesia," ucap Wakil Ketua DPD Nono Sampono saat menjadi Inspektur Upacara Persemayaman Chaidir Djafar, di Gedung Nusantara, Komplek Parlemen, Jakarta.


Saat mengenang sosok Chaidir Djafar, Nono mengatakan bahwa Chaidir merupakan anggota DPD yang memiliki dedikasi dan semangat yang tinggi dalam memperjuangkan aspirasi masyarakat di Maluku Utara.

Sakit yang dideritanya tidak menjadi penghalang dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya sebagai anggota DPD, seperti melakukan kunjungan kerja ke daerah dan bertemu masyarakat untuk menyerap aspirasi.

"Selama berkiprah di DPD RI sebagai senator yang mewakili Provinsi Papua Barat pada Masa Bakti 2014-2019 dan Maluku Utara pada Masa Bakti 2019-2024, beliau selalu konsisten dan telah menunjukkan dedikasi dan komitmen yang tinggi dalam melaksanakan tugasnya," jelas Nono.

Kepergian Chaidir cukup mengagetkan segenap anggota DPD. Nono tidak menyangka bahwa Chaidir memiliki sakit yang cukup kronis, tapi selama ini tidak menghalangi tugas-tugas konstitusional DPD.

"Kita sangat terharu akan semangat dan daya juang beliau dalam menghadapi sakit yang dideritanya selama ini," imbuhnya.

Chaidir Djafar lahir pada 8 November 1956 di Banemo, Maluku Utara. Chaidir sebelumya menjabat sebagai anggota DPD asal Papua Barat periode 2004-2009 dan 2009-2014. Selanjutnya Chaidir menjadi anggota DPD dari Provinsi Papua Barat tahun 2017-2019, dan terakhir menjabat sebagai anggota DPD mewakili Provinsi Maluku Utara periode 2019-2024.

Setelah disemayamkan di Komplek Parlemen, rencananya jenazah Chaidir Djafar akan dimakamkan di Desa Kabupaten Halmahera Tengah, Maluku Utara.

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

UPDATE

SGU Gandeng Poltek SSN Perkuat Pendidikan Siber Keamanan

Rabu, 29 Juli 2026 | 02:09

Jokowi Bohong soal 54 Kali Ajak Makan Siang PKL Solo

Rabu, 29 Juli 2026 | 02:02

Sentralisasi Hambat Otonomi Daerah

Rabu, 29 Juli 2026 | 01:49

Kejagung Periksa Tujuh Saksi Kasus TPPU Febrie, Empat Penyidik Polri

Rabu, 29 Juli 2026 | 01:05

Terungkap Jokowi Ikut Dirikan Gerindra di Solo Jelang Pemilu 2009

Rabu, 29 Juli 2026 | 01:00

Satgas Jaga Jakarta dan FKDM Jangan Loyo Antisipasi Tawuran Warga

Rabu, 29 Juli 2026 | 00:28

Polda Metro Jaya Bongkar Sindikat Pengedar Etomidate

Rabu, 29 Juli 2026 | 00:24

Beredar Hasil Survei 32 Capres 2029

Rabu, 29 Juli 2026 | 00:02

DKPP Putus Perkara Helikopter KPU pada 29 Juli

Selasa, 28 Juli 2026 | 23:23

GOR Ciracas Diserbu 3.190 Pelamar Kerja

Selasa, 28 Juli 2026 | 23:05

Selengkapnya