Berita

Presiden Joko Widodo/Net

Politik

Dapat Rp 280 Triliun Dari UEA, Jokowi Terbang Ke Abu Dhabi Pekan Depan

RABU, 08 JANUARI 2020 | 07:38 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) akan menjadi pembicara utama (keynote speaker) pada event Abu Dhabi Sustainability Week, pekan depan. Kegiatan ini membahas isu seputar energi berkelanjutan.

Menteri Luar Negeri Retno Marsudi menyampaikan hal tersebut usai rapat kerja sama investasi Uni Emirat Arab (UEA) di kantor Kementerian Kemaritiman dan Investasi, Jakarta, Selasa (7/1).

"Presiden diundang sebagai keynote speaker Abu Dhabi Sustainability Week. Jadi Bapak akan bicara pembangunan ekonomi, sekaligus masalah sustainable energy, environment dan sebagainya, dan kunjungan lapangan di Dubai," kata Retno.


Kegiatan berlangsung bersamaan dengan kunjungan resmi Jokowi ke Uni Emirat Arab pada 11-13 Januari 2020.  Dijadwalkan Jokowi akan bertemu dengan Putra Mahkota Abu Dhabi Syekh Mohammed bin Zayed Al Nahyan untuk membahas perjanjian bilateral kedua negara.

Jokowi juga dijadwalkan bertemu dengan sejumlah pengusaha dan CEO untuk membahas kerja sama investasi di Indonesia.

Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan menuturkan Presiden Jokowi akan menyaksikan penandatanganan proyek investasi senilai 20 miliar dolar atau setara Rp 280 triliun (dengan asumsi kurs Rp 14.000).

"Besok, tanggal 13 (Senin 13 Januari 2020),  Presiden kunjungi Abu Dhabi. Berangkat tanggal 11 (Sabtu 11 Januari 2020) pagi, menyelesaikan proyek tanda tangan senilai 20 miliar dolar," ujar Luhut selepas Perayaan Natal bersama Kemenko Marves, di Auditorium BPPT II, Selasa, (7/01).

Menurut Luhut, Abu Dhabi berminat pada belasan proyek di Indonesia, di antaranya proyek kilang Pertamina, yaitu kilang Balongan dan Balikpapan.

Selain itu, investasi akan dialokasikan untuk pendidikan dan kesehatan. Menurut Luhut, nilai investasi untuk ini sedang dibahas. Yang utama saat ini, katanya, adalah struktur sudah terbentuk.

Populer

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Utang dan Delusi Pembangunan

Rabu, 16 September 2026 | 05:52

Tak Ulangi Kesalahan Purbaya, Suahasil Diharapkan Terus Gelorakan Ekonomi Konstitusi

Rabu, 16 September 2026 | 05:22

Pengukuhan Pengurus PERKAPI Bakal Dihadiri Menhum dan Ketua Komisi XIII DPR

Rabu, 16 September 2026 | 04:44

Fungsi KDKMP yang ‘Disabotase’

Rabu, 16 September 2026 | 04:24

Menhan Sjafrie Apresiasi Bantuan Jepang dalam Atasi Karhutla

Rabu, 16 September 2026 | 03:57

Politikus Senior PKS: PPHN Jangan jadi RPJPN Kedua

Rabu, 16 September 2026 | 03:30

38 Aset Senilai Rp846 Miliar Disita Kejagung dalam Kasus Febrie

Rabu, 16 September 2026 | 03:03

Kegiatan Belajar di SMPN 16 Medan Pulih 100 Persen Usai Dilanda Banjir

Rabu, 16 September 2026 | 02:48

WNA Malaysia Laporkan Pamen Polri Terkait Kasus Investasi Emas ke Bareskrim

Rabu, 16 September 2026 | 02:24

Kemensos Apresiasi Sekolah Rakyat Terintegrasi 3 Sulsel Mulai Beroperasi

Rabu, 16 September 2026 | 01:59

Selengkapnya