Berita

Santoso/RMOL

Nusantara

Santoso Cs Untung Rp 200 Ribu Per Hari Pasca Banjir 8 Meter Di Jatiasih

SELASA, 07 JANUARI 2020 | 17:43 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Kerugian materi diderita warga Perumahan Pondok Gede Permai, Jatiasih, Kota Bekasi yang terendam banjir hingga mencapai 8 meter.

Ribuan barang elektronik maupun ratusan kendaraan rusak akibat terendam maupun terseret arus banjir yang cukup deras.

Namun di balik itu semua, ada pihak yang meraup rezeki berlimpah. Mereka adalah tukang rongsok, orang yang mengumpulkan bergerak di bisnis jual beli barang bekas.  


Salah satunya, warga Pondok Benda, Jatiasih, Kota Bekasi bernama Santoso (30) yang rumahnya tak jauh dari lokasi banjir.

Dia bersama belasan pengepul barang bekas lainnya sengaja datang ke perumahan ini untuk membeli barang-barang elektronik yang telah rusak.

Sambil mengayuh sepeda yang telah dimodifikasi menjadi gerobak, dia dan belasan pengepul lainnya menyisir setiap jalan di perumahan.

Sesekali mereka menengok kanan dan kiri mencari barang elektronik yang telah dibuang oleh pemiliknya. TV, kipas angin, dispenser dan kompor bekas menjejali gerobak Santosa.

Saat berbincang dengan Kantor Berita Politik RMOL, Santoso mengaku baru saja mendapat monitor bekas yang sudah rusak.

Namun demikian, Santoso memastikan tidak ada barang yang diambil tanpa izin. Sebaliknya, mayoritas barang justru diberi secara cuma-cuma oleh pemilik barang saat dia melintas.

"Alhamdulillah ini dikasih sama pemiliknya. Mereka kasih suka rela nggak mau saya bayarin," ucap Santoso kepada Kantor Berita Politik RMOL, Selasa (7/1).

Pun begitu ada juga barang bekas yang harus ditebus dengan rupiah.

Lebih lanjut, Santoso mengaku meraup untung hingga Rp 200 ribu per hari hanya dari berkeliling di Perumahan Pondok Gede Permai ini.

Sementara barang yang sudah memenuhi sepeda gerobak itu nantinya akan dibawa ke sebuah lapak pengepul barang bekas untuk dijual.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Suhud Dorong RUU Ketenagakerjaan Perkuat Perlindungan Buruh dan Kepastian Usaha

Jumat, 11 September 2026 | 16:25

KPK Panggil 3 Tersangka Baru Kasus Suap Pemerasan Sertifikasi K3 Kemnaker

Jumat, 11 September 2026 | 16:19

Trump Sumpah Bareng Pendukung Republik, Ancam yang Tak Nyoblos Masuk Neraka

Jumat, 11 September 2026 | 16:13

Keluarga Dokter Icha Tuntut Tiga Anggota DPRD TTU Tersangka Intimidasi Dipecat

Jumat, 11 September 2026 | 15:58

DPR: Sebelum Batas Waktu, Tim SAR Maksimalkan Upaya Cari Lima Jurnalis di Selat Sunda

Jumat, 11 September 2026 | 15:46

Aljazair Mendadak Putus Hubungan Diplomatik dengan UEA

Jumat, 11 September 2026 | 15:44

Bahlil Tegaskan BUK Migas Belum Diputuskan

Jumat, 11 September 2026 | 15:00

Jejak Korupsi Rejang Lebong Merambah ke Bengkulu, Kini Giliran Ketua DPRD Herimanto Diperiksa

Jumat, 11 September 2026 | 14:54

Kemenhaj Rilis Peserta CAT PPIH 2027 Gelombang 2

Jumat, 11 September 2026 | 14:46

Kemenhut Bakal Tindaklanjuti Temuan Lima Bayi Orangutan di India

Jumat, 11 September 2026 | 14:35

Selengkapnya