Berita

Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko menerima Duta Besar New Zealand Jonathan Austin/Net

Politik

Duta Besar New Zealand: Papua Lebih Sejahtera Jika Tetap Bersama Indonesia

SELASA, 07 JANUARI 2020 | 16:02 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko menerima Duta Besar New Zealand Jonathan Austin di Gedung Bina Graha, Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta,  Selasa (7/1).

Dalam pertemuan tersebut, keduanya membicarakan sejumlah topik aktual antara lain menyangkut stabilitas kawasan regional, perdagangan dan investasi, serta peningkatan kerja sama antara kedua negara.

Jonathan Austin mengungkapkan rasa prihatin atas aksi provokasi yang dilakukan Tiongkok di kawasan Laut China Selatan. Jonathan menambahkan Tiongkok sangat membutuhkan Indonesia sebagai negara sahabat untuk menjaga stabilitas kawasan.


"Terlalu berisiko bagi Tiongkok untuk mengambil teritori Pulau Natuna dari Indonesia," ujar Jonathan.

Isu lain yang juga menjadi perhatian Jonathan adalah kebijakan pemerintah terkait radikalisme. Jonathan mengaku ingin mengetahui cara yang ditempuh pemerintah Indonesia dalam menghadapi radikalisme.

"Radikalisme merupakan tantangan yang akan selalu dihadapi setiap negara saat ini," ungkapnya.

Terkait Papua, Jonathan juga melontarkan banyak pertanyaan.

"Ketika saya berada di New Zealand, banyak anggota senat yang ingin tahu tentang permasalahan Papua dan bagaimana kebijakan dari pemerintah Indonesia," ungkap Jonathan.

Pemerintahan New Zealand dengan tangan terbuka siap membantu Indonesia dalam berbagai bentuk untuk membangun Papua.

"Kami sangat yakin rakyat Papua akan lebih sejahtera jika tetap bersama Pemerintah Indonesia. Untuk itu kami berkomitmen membantu Indonesia dalam berbagai bentuk untuk perkembangan Papua," ucapnya.

Moeldoko dan Jonathan juga membahas tentang peningkatan kerja sama dalam bidang militer. Menurut keduanya, kerjasama bidang militer yang telah terjalin selama ini berjalan sangat baik.

"Pendidikan militer New Zealand telah menghasilkan dua Panglima TNI, yaitu Jenderal Sutarto dan Jenderal Moeldoko," kata Moeldoko.

Jonathan pun mengundang  Moeldoko untuk berkunjung ke New Zealand.

Populer

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Utang dan Delusi Pembangunan

Rabu, 16 September 2026 | 05:52

Tak Ulangi Kesalahan Purbaya, Suahasil Diharapkan Terus Gelorakan Ekonomi Konstitusi

Rabu, 16 September 2026 | 05:22

Pengukuhan Pengurus PERKAPI Bakal Dihadiri Menhum dan Ketua Komisi XIII DPR

Rabu, 16 September 2026 | 04:44

Fungsi KDKMP yang ‘Disabotase’

Rabu, 16 September 2026 | 04:24

Menhan Sjafrie Apresiasi Bantuan Jepang dalam Atasi Karhutla

Rabu, 16 September 2026 | 03:57

Politikus Senior PKS: PPHN Jangan jadi RPJPN Kedua

Rabu, 16 September 2026 | 03:30

38 Aset Senilai Rp846 Miliar Disita Kejagung dalam Kasus Febrie

Rabu, 16 September 2026 | 03:03

Kegiatan Belajar di SMPN 16 Medan Pulih 100 Persen Usai Dilanda Banjir

Rabu, 16 September 2026 | 02:48

WNA Malaysia Laporkan Pamen Polri Terkait Kasus Investasi Emas ke Bareskrim

Rabu, 16 September 2026 | 02:24

Kemensos Apresiasi Sekolah Rakyat Terintegrasi 3 Sulsel Mulai Beroperasi

Rabu, 16 September 2026 | 01:59

Selengkapnya