Berita

Alat-alat siaga banjir/Net

Nusantara

Kemana Alat-alat Penanggulangan Banjir Yang Pernah Dibeli?

SELASA, 07 JANUARI 2020 | 06:19 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Banjir besar yang menimpa DKI Jakarta, Banten dan Jawa Barat di awal tahun ini telah menimbulkan korban jiwa. Setidaknya, sebanyak 67 korban dinyatakan meninggal dunia, sementara ratusan rumah terendam, dan aktivitas ekonomi lumpuh.

Khusus untuk Jakarta, Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetio Edi Marsudi menilai Pemprov DKI tidak siap menghadapi banjir. Dia mempertanyakan kemana alat-alat berat yang telah dibeli untuk menangani banjir.

"(Pemprov DKI) kok kayaknya nggak cepat tanggap.  Dan persiapan-persiapannya nggak terlihat," ujar Prasetio di gedung DPR, Senin (6/1).


"Kita punya alat banyak. Coba turunkan itu alat. Nah, sekarang sudah saatnya kita bersih-bersih. Itu pun sampai Februari masih akan terjadi banjir, hujan akan makin deras," ucap Prasetio.

Menurutnya ada beberapa alat kesiapan banjir yang tidak berfungsi.

"Contoh kecil yang paling gampang adalah masalah aki. Lelangnya kira-kira pembeliannya bulan 11 tahun 2019 buat menyedot air. Alkal (peralatan dan perbekalan) ternyata nggak berfungsi. Nah, hal-hal ini, kalau kesiapan kita bisa siap, saya rasa bisa ditanggulangi," kata Prasetio kepada wartawan.

Prasetio pun meminta Pemprov DKI Jakarta menggelar apel besar kesiapan menghadapi banjir. Dalam apel tersebut, semua peralatan milik DKI Jakarta dipamerkan.

"Saya, DPRD sendiri, juga saya sedikit mengkritisi Pak Gubernur. Cobalah kita apelsiagakan semua alat yang kita pernah beli yang ada di Jakarta. Kita perlihatkan ke mana barang-barang kita yang ada," ujar Prasetio.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

IHSG Merah, Rupiah Tembus Rp17.130 Usai Negosiasi AS-Iran Gagal

Senin, 13 April 2026 | 10:15

Kebangkitan Saham AI Asia: Investor Global Mulai Agresif Pasca-Redanya Tensi Geopolitik

Senin, 13 April 2026 | 10:02

Kasus Tas Branded Dicuri, EcoRing Diminta Tak Lepas Tangan

Senin, 13 April 2026 | 10:02

AS Blokade Kapal yang Keluar Masuk Pelabuhan Iran Mulai Hari Ini

Senin, 13 April 2026 | 09:52

Pembangunan Kawasan Legislatif dan Yudikatif IKN Terus Dikebut

Senin, 13 April 2026 | 09:43

Feel Good Network Bidik Pasar Ekonomi Digital Asia Tenggara

Senin, 13 April 2026 | 09:24

Australia Tolak Gabung Blokade AS di Selat Hormuz

Senin, 13 April 2026 | 09:21

PM Viktor Orban Tumbang setelah 16 Tahun Berkuasa

Senin, 13 April 2026 | 09:18

Tidak Ada Ajaran Kristen Benarkan Membunuh Sebagai Jalan Spiritual

Senin, 13 April 2026 | 09:16

Ubah Krisis Jadi Peluang: Strategi Indonesia Perkuat Ketahanan Ekonomi

Senin, 13 April 2026 | 09:09

Selengkapnya