Berita

Novel Baswedan dijadwalkan bertemu penyidik Polri/Net

Politik

Dipanggil Polda Metro Jaya, Novel Baswedan Bakal Didampingi Tim Biro Hukum KPK

SENIN, 06 JANUARI 2020 | 10:30 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menerjunkan tim biro hukum untuk mendampingi penyidik senior KPK Novel Baswedan dalam memenuhi panggilan pemeriksaan oleh penyidik Polda Metro Jaya.

Novel Baswedan dijadwalkan memenuhi panggilan penyidik Polda Metro Jaya pada hari ini, Senin (6/1).

"Iya, ada pendampingan dari Tim Biro Hukum KPK," ujar Plt Jurubicara KPK Ali Fikri saat dikonfirmasi wartawan, Senin (6/1).


Pascapenetapan tersangka dua pelaku penyerangan, ini merupakan pemanggilan pertama Novel Baswedan untuk memberikan keterangan dalam kapasitasnya sebagai saksi.

Sekadar informasi, Tim Teknis Bareskrim Polri telah menangkap dua pelaku penyiram air keras terhadap Novel Baswedan yakni berinisal RB dan RM di Cimanggis, Depok, Jawa Barat, Kamis (26/12) lalu. Keduanya merupakan anggota polisi aktif dari satuan Brimob.

Kapolri Jenderal Idham Azis pun meminta agar penyidikan kasus yang menimpa Novel ini dilakukan secara transparan.

"Saya sudah perintahkan Kabareskrim bersama Kapolda Metro Jaya untuk melakukan penyelidikan yang transparan dan beri waktu penyidik melakukan proses penyidikan," tegasnya.

Novel Baswedan disiram air keras berjenis Asam Sulfat atau H2SO4 pada Selasa, 11 April 2017, silam.

Penyidik senior lembaga antirasuah ini saat itu tengah menangani kasus korupsi KTP-el yang menjerat mantan Ketua DPR RI Setya Novanto. Novel diserang seusai menunaikan shalat Subuh di masjid dekat kediamannya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

IHSG Merah, Rupiah Tembus Rp17.130 Usai Negosiasi AS-Iran Gagal

Senin, 13 April 2026 | 10:15

Kebangkitan Saham AI Asia: Investor Global Mulai Agresif Pasca-Redanya Tensi Geopolitik

Senin, 13 April 2026 | 10:02

Kasus Tas Branded Dicuri, EcoRing Diminta Tak Lepas Tangan

Senin, 13 April 2026 | 10:02

AS Blokade Kapal yang Keluar Masuk Pelabuhan Iran Mulai Hari Ini

Senin, 13 April 2026 | 09:52

Pembangunan Kawasan Legislatif dan Yudikatif IKN Terus Dikebut

Senin, 13 April 2026 | 09:43

Feel Good Network Bidik Pasar Ekonomi Digital Asia Tenggara

Senin, 13 April 2026 | 09:24

Australia Tolak Gabung Blokade AS di Selat Hormuz

Senin, 13 April 2026 | 09:21

PM Viktor Orban Tumbang setelah 16 Tahun Berkuasa

Senin, 13 April 2026 | 09:18

Tidak Ada Ajaran Kristen Benarkan Membunuh Sebagai Jalan Spiritual

Senin, 13 April 2026 | 09:16

Ubah Krisis Jadi Peluang: Strategi Indonesia Perkuat Ketahanan Ekonomi

Senin, 13 April 2026 | 09:09

Selengkapnya