Berita

Qassem Soleimani/Net

Global

Trump: AS Siap Serang 52 Situs Jika Iran Balas Pembunuhan Jenderal Qassem Soleimani

MINGGU, 05 JANUARI 2020 | 08:40 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Presiden Amerika Serikat Donald Trump memperingatkan bahwa Amerika Serikat menargetkan 52 situs Iran. Dia menekankan bahwa negaranya akan menyerang dengan sangat cepat dan keras ke situs-situs tersebut jika Iran menyerang aset Amerika Serikat.

Pernyataan itu dia buat pasca pembunuhan jenderal top Iran, Qassem Soleimani, dalam serangan pesawat tak berawak yang ditargetkan di bandara internasional Beghdad pada Jumat (3/1).

Pasca serangan itu, pemimpin Iran berjanji untuk melakukan pembalasan atas serangan tersebut.


Menanggapi hal tersebut, Trump menyebut bahwa pihaknya telah mengidentifikasi 52 situs di Iran. Beberapa di antaranya bahkan merupakan situs penting bagi budaya serta warga Iran.

Dia mengatakan bahwa Amerika Serikat siap menyerang situs-situs itu dengan sangat cepat dan keras jika Iran menyerang aset Amerika Serikat.

"Amerika Serikat tidak menginginkan ancaman lagi," kata Trump melalui akun Twitternya akhir pekan ini.

Dikabarkan BBC, angka 52 itu bukan tanpa maksud. Angka itu, kata Trump, mewakili 52 orang Amerika Serikat yang pernah disandera di Iran selama lebih dari setahun sejak akhir 1979, setelah mereka ditangkap di kedutaan besar Amerika Serikat di Teheran.

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

KPK Setengah Hati Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:16

Optimisme dan Tantangan Golkar di Era Bahlil Lahadalia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:08

Dibuka Program Madrasah Layak Belajar 2026 untuk 700 Madrasah

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:38

Prabowo dan DPR Harus Dengarkan Desakan Gibran Mundur dari Wapres

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:23

Bantu Kuliner Indonesia Mendunia, Pemerintah Diminta Tiru Thailand

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:01

Lumat Arema, Persija Puncaki Klasemen

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:39

PDIP: Usulan Luhut Cederai Rasa Keadilan Masyarakat

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:19

Infrastruktur Perikanan KNMP di Papua Tengah Diharapkan Dorong Ekonomi Nelayan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:01

Usulan Luhut soal Ubah Definisi Korupsi Membahayakan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:35

Polisi Bunuh Polisi Melonjak Dua Kali Lipat pada 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:15

Selengkapnya