Berita

Mendagri Tito Karnavian mengunjungi lokasi banjir di Bekasi/Ist

Nusantara

Selain Logistik, Mendagri Pastikan Pelayanan Cepat Untuk Dokumen Warga Yang Rusak

JUMAT, 03 JANUARI 2020 | 23:24 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tito Karnavian meninjau langsung Posko Kemendagri Peduli Banjir di Jatiasih, Perum Villa Jatirasa, Bekasi, Jawa Barat, Jumat (03/01).

Dalam tinjauannya tersebut, ia memastikan logistik makanan mencukupi.

"Sisa-sisa dampak dari banjir itu masih sangat kelihatan sekali di jalan, di dalam rumah, listrik juga. Tadi saya sudah tanyakan kalau untuk masalah makanan tidak masalah. Alhamdulillah posko yang didirikan juga sudah banyak," kata Tito Karnavian.


Berdasarkan peninjauannya, Mendagri menilai bantuan alat berat dan penyedot air diperlukan untuk membersikan sisa lumpur akibat banjir yang menggenangi rumah warga.

"Masyarakat yang rumahnya terdampak perlu dibantu. Perlu peralatan tertentu, termasuk penyedot air. (Pembersihan lumpur) Disiram dengan semprotan baru bisa kering," ujarnya.

Di sisi lain, pihaknya bersama Pemda akan tanggap dan bergerak bersama guna mengatasi persoalan banjir dan bencana alam di beberapa wilayah. Kepada masyarakat, ia meminta untuk bergotong-royong dalam mengatasi bencana alam.

"Semua sudah bergerak sesuai instruksi Bapak Presiden, Bapak Kapolri dan Bapak Panglima TNI juga sudah turun langsung. Saya melihat memang perlu ada koordinasi antara Pusat dan Daerah. Semuanya harus bergerak, masyarakat termasuk perusahaan yang punya CSR. Inilah saatnya membantu masyarakat yang tertimpa musibah, kita saling bergotong royong," ajaknya.

Dalam kesempatan yang sama, ia juga kembali menegaskan telah dikeluarkan Surat Edaran dari Kemendagri melalui Dirjen Dukcapil untuk Kepala Dinas Dukcapil Provinsi, Kabupaten/Kota untuk memberikan pelayanan yang mudah dan cepat bagi warga yang terdampak bencana yang mengalami kerusakan dokumen data kependudukan.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Suhud Dorong RUU Ketenagakerjaan Perkuat Perlindungan Buruh dan Kepastian Usaha

Jumat, 11 September 2026 | 16:25

KPK Panggil 3 Tersangka Baru Kasus Suap Pemerasan Sertifikasi K3 Kemnaker

Jumat, 11 September 2026 | 16:19

Trump Sumpah Bareng Pendukung Republik, Ancam yang Tak Nyoblos Masuk Neraka

Jumat, 11 September 2026 | 16:13

Keluarga Dokter Icha Tuntut Tiga Anggota DPRD TTU Tersangka Intimidasi Dipecat

Jumat, 11 September 2026 | 15:58

DPR: Sebelum Batas Waktu, Tim SAR Maksimalkan Upaya Cari Lima Jurnalis di Selat Sunda

Jumat, 11 September 2026 | 15:46

Aljazair Mendadak Putus Hubungan Diplomatik dengan UEA

Jumat, 11 September 2026 | 15:44

Bahlil Tegaskan BUK Migas Belum Diputuskan

Jumat, 11 September 2026 | 15:00

Jejak Korupsi Rejang Lebong Merambah ke Bengkulu, Kini Giliran Ketua DPRD Herimanto Diperiksa

Jumat, 11 September 2026 | 14:54

Kemenhaj Rilis Peserta CAT PPIH 2027 Gelombang 2

Jumat, 11 September 2026 | 14:46

Kemenhut Bakal Tindaklanjuti Temuan Lima Bayi Orangutan di India

Jumat, 11 September 2026 | 14:35

Selengkapnya