Berita

Pengerukan sampah pintu air Jakarta/Twitter

Nusantara

Empat Cara Tanggulangi Banjir Jakarta

JUMAT, 03 JANUARI 2020 | 05:54 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Penanganan Banjir di Ibukota masih terus diupayakan penyelesaiannya oleh Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

Banjir yang terjadi sejak Rabu (1/1) kemarin tentu menjadi langkah awal Anies untuk kembali melanjutkan penataan kota yang lebih baik lagi.

Pengamat tata kota dari Universitas Trisakti, Nirwono Joga meyakini, persoalan banjir yang dihadapai Jakarta bisa diatasi Anies. Namun, ia memberikan saran terkait penanganan banjir dengan 4 cara.


"Empat cara ini yang harusnya dilakukan dan tidak bisa parsial," kata Nirwono saat dihubungi Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (2/1).

Satu persatu  Nirwono membeberkan keempat cara yang ia ambil dari konsep tata kota, khususnya dalam hal pengaturan aliran air.

"Bantaran sungainya diperbaiki, danau direvitalisasi, saluran airnya direvitalisasi juga, ruang terbuka hijaunya ditambah sebagai daerah resapan air," ucap Nirwono.

Untuk perbaikan bantaran sungai, Nirwono mengingatkan agar Anies memastikan hitungan yang tepat.

Misalnya, jika mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan ini ingin menaturalisasi bantaran sungai, maka diperlukan pelebaran sisi sungai mencapai 15 meter.

Sementara, jika Anies menginginkan normalisasi bantaran sungai, maka diperlukan penambahan lebar sisi sungai sebesar 7,5 meter.

Adapun untuk revitalisasi danau, setu, waduk ataupun embung, Nirwono menyarankan Anies untuk memperlebar dan mengeruk permukaannya, hingga memperluas besaran lahannya.

Hal yang sama juga bisa dilakukan untuk merevitalisasi saluran air yang menyambung hingga ke hulu, dan penambahan ruang terbuka hijau di wilayah DKI Jakarta.

"Jadi secara bertahap itu dilakukan bersama. Baru kita bisa bicara pengurangan banjirnya akan berkurang secara signifikan," dia menjelaskan.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

IHSG Merah, Rupiah Tembus Rp17.130 Usai Negosiasi AS-Iran Gagal

Senin, 13 April 2026 | 10:15

Kebangkitan Saham AI Asia: Investor Global Mulai Agresif Pasca-Redanya Tensi Geopolitik

Senin, 13 April 2026 | 10:02

Kasus Tas Branded Dicuri, EcoRing Diminta Tak Lepas Tangan

Senin, 13 April 2026 | 10:02

AS Blokade Kapal yang Keluar Masuk Pelabuhan Iran Mulai Hari Ini

Senin, 13 April 2026 | 09:52

Pembangunan Kawasan Legislatif dan Yudikatif IKN Terus Dikebut

Senin, 13 April 2026 | 09:43

Feel Good Network Bidik Pasar Ekonomi Digital Asia Tenggara

Senin, 13 April 2026 | 09:24

Australia Tolak Gabung Blokade AS di Selat Hormuz

Senin, 13 April 2026 | 09:21

PM Viktor Orban Tumbang setelah 16 Tahun Berkuasa

Senin, 13 April 2026 | 09:18

Tidak Ada Ajaran Kristen Benarkan Membunuh Sebagai Jalan Spiritual

Senin, 13 April 2026 | 09:16

Ubah Krisis Jadi Peluang: Strategi Indonesia Perkuat Ketahanan Ekonomi

Senin, 13 April 2026 | 09:09

Selengkapnya