Berita

Kasie Pemantauan Evaluasi SDM BNPB, Asep Supriatna/RMOL

Nusantara

Ratusan Pengungsi Sangat Butuh Listrik Dan Air Bersih, BNPB Ngaku Masih Koordinasi

JUMAT, 03 JANUARI 2020 | 01:27 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Pasca banjir setinggi 8 meter di Perumahan Pondok Gede Permai, Jatiasih, Kota Bekasi, ratusan warga terserang penyakit kulit akibat tidaknya ada air bersih.

Warga pada mengeluh akibat tidak adanya bantuan yang dikirim oleh pemerintah berupa air bersih. Bahkan warga juga mengeluh tidak adanya tempat mandi, cuci dan kakus (MCK).

Menanggapi keluhan warga korban banjir, Kepala Seksi Pemantauan Evaluasi Sumber Daya Darurat BNPB, Asep Supriatna mengaku telah melaporkan hal tersebut kepada pimpinannya.


Selain itu, ia mengaku akan berkoordinasi dengan pihak terkait untuk kebutuhan air bersih para warga korban banjir.

"Iya memang ini kan baru hari kedua jadi kita tetap lapor ke pimpinan dan kita koordinasikan dengan pihak terkait," ucap Asep Supriatna kepada Kantor Berita Politik RMOL, Kamis malam (2/1).

Asep pun mengakui kebutuhan mendesak saat ini ialah kebutuhan listrik agar warga dapat kembali menggunakan pompa air untuk beraktivitas membersihkan lumpur maupun untuk kebutuhan mandi.

"Jadi kita memang membutuhkan listrik dan air bersih," katanya.

Sehingga, ia akan terus berkoordinasi dengan pihak terkait agar listrik dapat difungsikan kembali.

"Kita koordinasikan dengan pihak terkait klau memang kebutuhan mendesak kita adalah listrik karena listrik ini terkait dengan pompa kesediaan air untuk MCK juga untuk minum," jelasnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

IHSG Merah, Rupiah Tembus Rp17.130 Usai Negosiasi AS-Iran Gagal

Senin, 13 April 2026 | 10:15

Kebangkitan Saham AI Asia: Investor Global Mulai Agresif Pasca-Redanya Tensi Geopolitik

Senin, 13 April 2026 | 10:02

Kasus Tas Branded Dicuri, EcoRing Diminta Tak Lepas Tangan

Senin, 13 April 2026 | 10:02

AS Blokade Kapal yang Keluar Masuk Pelabuhan Iran Mulai Hari Ini

Senin, 13 April 2026 | 09:52

Pembangunan Kawasan Legislatif dan Yudikatif IKN Terus Dikebut

Senin, 13 April 2026 | 09:43

Feel Good Network Bidik Pasar Ekonomi Digital Asia Tenggara

Senin, 13 April 2026 | 09:24

Australia Tolak Gabung Blokade AS di Selat Hormuz

Senin, 13 April 2026 | 09:21

PM Viktor Orban Tumbang setelah 16 Tahun Berkuasa

Senin, 13 April 2026 | 09:18

Tidak Ada Ajaran Kristen Benarkan Membunuh Sebagai Jalan Spiritual

Senin, 13 April 2026 | 09:16

Ubah Krisis Jadi Peluang: Strategi Indonesia Perkuat Ketahanan Ekonomi

Senin, 13 April 2026 | 09:09

Selengkapnya