Berita

Evakuasi bocah tenggelam/Net

Nusantara

Bocah 13 Tahun Tewas Saat Mandi Di Sungai Yeh Panan

KAMIS, 02 JANUARI 2020 | 18:55 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Seorang bocah laki-laki berusia 13 tahun bernama Dimas ditemukan meninggal dunia saat mandi di Sungai Yeh Panan, Tabanan, Bali, Kamis (2/1).

Berdasarkan informasi yang diperoleh Kantor Berita Politik RMOL dari Tim SAR Bali, peristiwa tersebut bermula ketika Dimas warga Banjar Senapahan Kediri Kab. Tabanan Bali, bersama empat orang temannya mandi di Sungai Yeh Panaan sekira pukul 14.00 Wita.

Ketika mandi di sungai itu, tiba-tiba Dimas tenggelam dan tidak diketahui penyebab tenggelamnya bocah berusia 13 tahun tersebut.


Kantor Basarnas Bali mendapatkan laporan kejadian tersebut pada pukul 14.10 Wita dan segera diberangkatkan tim rescue menuju lokasi kejadian untuk melakukan pencarian korban.

"Tadi tim tiba di lokasi sekitar pukul 15.50 Wita dan langsung berkoordinasi, selanjutnya disiapkan dua orang untuk melakukan penyelaman," jelas Kepala Kantor Basarnas Bali, Hari Adi Purnomo lewat siaran persnya, Kamis sore (2/1).

Dua orang tim penyelamat dengan peralatan selam lengkap melakukan pencarian dan dibantu warga setempat. Hampir 15 menit lamanya penyelaman akhirnya korban berhasil ditemukan pada pukul 17.04 Wita dalam keadaan meninggal dunia.

Jenasah Dimas ditemukan tak jauh dari posisi awal ia tenggelam di kedalaman 3,5 meter. Jenasah Dimas langsung dibawa menuju ambulance PMI Tabanan untuk dievakuasi ke RS Tabanan.

"Banyak yang turut terlibat selama operasi SAR diantaranya dari SAR Sabara Polres Tabanan, Polair Polres Tabanan, Polsek Tabanan, BPBD Tabanan, Babinsa Desa Taman Sari, Babinkamtibmas Desa Taman Sari, PMI Tabanan bersama masyarakat serta keluarga korban," demikian Hari.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

IHSG Merah, Rupiah Tembus Rp17.130 Usai Negosiasi AS-Iran Gagal

Senin, 13 April 2026 | 10:15

Kebangkitan Saham AI Asia: Investor Global Mulai Agresif Pasca-Redanya Tensi Geopolitik

Senin, 13 April 2026 | 10:02

Kasus Tas Branded Dicuri, EcoRing Diminta Tak Lepas Tangan

Senin, 13 April 2026 | 10:02

AS Blokade Kapal yang Keluar Masuk Pelabuhan Iran Mulai Hari Ini

Senin, 13 April 2026 | 09:52

Pembangunan Kawasan Legislatif dan Yudikatif IKN Terus Dikebut

Senin, 13 April 2026 | 09:43

Feel Good Network Bidik Pasar Ekonomi Digital Asia Tenggara

Senin, 13 April 2026 | 09:24

Australia Tolak Gabung Blokade AS di Selat Hormuz

Senin, 13 April 2026 | 09:21

PM Viktor Orban Tumbang setelah 16 Tahun Berkuasa

Senin, 13 April 2026 | 09:18

Tidak Ada Ajaran Kristen Benarkan Membunuh Sebagai Jalan Spiritual

Senin, 13 April 2026 | 09:16

Ubah Krisis Jadi Peluang: Strategi Indonesia Perkuat Ketahanan Ekonomi

Senin, 13 April 2026 | 09:09

Selengkapnya