Berita

Mobil milik warga Perumahan Pondok Gede Permai bertumpuk dalam kondisi rusak/RMOL

Nusantara

Puluhan Mobil Porak-poranda Diterjang Banjir, Pemilik Pasrah

KAMIS, 02 JANUARI 2020 | 18:22 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Puluhan kendaraan milik warga Perumahan Pondok Gede Permai, Jatiasih, Kota Bekasi porak-poranda akibat banjir bandang yang terjadi pada Rabu malam (1/1).

Puluhan mobil tersebut diketahui milik warga sekitar yang tinggal di kawasan perumahan maupun kawasan pertokoan.

Pantauan Kantor Berita Politik Politik RMOL, sebanyak 50-an kendaraan mobil dan motor dalam kondisi rusak parah.


Masing-masing mobil mengalami kerusakan yang berbeda, ada yang rusak di bagian depan mobil, rusak di bagian samping, belakang maupun hancur keseluruhan.

Selain itu, terlihat pula mobil truk yang terseret sejauh 50 meter saat sedang diparkirkan sebelumnya. Tak hanya itu, ada pula sebuah bus yang bertuliskan AL 2 di kaca belakang serta adanya stiker TNI di plat nomor belakang terbalik ke arah kiri.

Seorang warga RW 08, Haritonga yang memiliki mobil merek Daihatsu Xenia hanya pasrah meihat mobilnya tertimpa mobil Nissan Grand Livina.

Haritonga sebelumnya memarkirkan kendaraannya di sebuah bengkel mobil yang jaraknya sekitar 100 meter dari lokasi ditemukannya saat ini pasca banjir surut.

"Iya tadi ada di bengkel sana, 100 meter terbawa arus," ucap Haritonga kepada Kantor Berita Politik RMOL usai mengecek kondisi mobilnya, Kamis sore (2/1).

Ia pun mengaku tak bisa berbuat apa-apa terhadap kendaraannya. Apalagi, mobil tersebut katanya belum diasuransikan.

"Enggak tahu  nih Mas, pusing saya. Mana belum diasuransikan lagi nih," keluhnya.

Tumpukan mobil yang rusak tersebut membuat perhatian warga maupun para relawan dan warga yang melihat kondisi pasca banjir. Mereka terlihat mengabadikan peristiwa tersebut dengan kamera ponsel masing-masing.

Hingga saat ini, warga Perumahan Pondok Gede Permai masih terus berupaya membersihkan rumahnya dari lumpur yang terbawa arus banjir. Mereka juga mencari harta benda yang masih bisa digunakan.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

IHSG Merah, Rupiah Tembus Rp17.130 Usai Negosiasi AS-Iran Gagal

Senin, 13 April 2026 | 10:15

Kebangkitan Saham AI Asia: Investor Global Mulai Agresif Pasca-Redanya Tensi Geopolitik

Senin, 13 April 2026 | 10:02

Kasus Tas Branded Dicuri, EcoRing Diminta Tak Lepas Tangan

Senin, 13 April 2026 | 10:02

AS Blokade Kapal yang Keluar Masuk Pelabuhan Iran Mulai Hari Ini

Senin, 13 April 2026 | 09:52

Pembangunan Kawasan Legislatif dan Yudikatif IKN Terus Dikebut

Senin, 13 April 2026 | 09:43

Feel Good Network Bidik Pasar Ekonomi Digital Asia Tenggara

Senin, 13 April 2026 | 09:24

Australia Tolak Gabung Blokade AS di Selat Hormuz

Senin, 13 April 2026 | 09:21

PM Viktor Orban Tumbang setelah 16 Tahun Berkuasa

Senin, 13 April 2026 | 09:18

Tidak Ada Ajaran Kristen Benarkan Membunuh Sebagai Jalan Spiritual

Senin, 13 April 2026 | 09:16

Ubah Krisis Jadi Peluang: Strategi Indonesia Perkuat Ketahanan Ekonomi

Senin, 13 April 2026 | 09:09

Selengkapnya