Berita

Warga tangkap ular saat banjir/Net

Nusantara

Jangan Panik, Jika Ada Ular Saat Banjir Segera Hubungi Relawan Ini

KAMIS, 02 JANUARI 2020 | 10:26 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Banjir yang melanda wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek) sejak Rabu (1/1) ternyata bukan hanya menghanyutkan barang-barang warga semata, namun juga hewan-hewan. Termasuk ular yang beberapa waktu terakhir telah meresahkan warga.

Contohnya saja kemarin atau tepatnnya saat banjir melanda Bintaro pada pukul 11.00 WIB. Warga dihebohkan dengan munculnya seekor ular sanca dengan panjang kira-kira empat meter. Ular tersebut ditemukan ketika tengah melintasi rel kereta api yang berada di Jalan Bintaro Permai IV.

Bukan hanya di Bintaro, seekor ular sanca lainnya juga ditemukan ketika banjir masih menggenangi pemukiman warga di Pondok Gede Permai, Jatiasih, Kota Bekasi pada hari ini, Kamis (2/1).


Jika menemukan hewan reptil seperti ular ini, Kantor Berita Politik RMOL menyarakan agar meminta bantuan dari pihak ahli (pawang) dan jangan menanganinya sendiri. Selain dapat menghubungi petugas pemadam kebakaran (Damkar), warga juga dapat menghubungi relawan atau yayasan penyelamat reptil.

Seperti seorang relawan evakuasi reptil, Arief Purwo. Arief menjelaskan, komunitasnya selalu siap 24 jam untuk membantu warga mengamankan reptil, khususnya ular.

Untuk sampai ke lokasi yang berada dalam jangkauan Jabodetabek, Arief mengaku membutuhkan waktu 30 hingga 45 menit.

Selama menunggu relawan datang, warga diimbau untuk tidak bersentuhan langsung dengan ular. Namun, jika memang memungkinkan atau terpaksa, warga dapat mengamankan ular dengan alat seperti sapu, kayu, sekop atau lainnya.

“Lalu masukan ular ke toples, botol, atau karung,” ujarnya ketika dihubungi Kantor Berita Politik RMOL sesaat lalu.

Arief sendiri dapat dihubungi melalui 0851-5659-3989. Sementara untuk biaya, sebagai relawan, dia tidak mematok harga dan bergantung pada sukarela warga.

"Yang penting warga aman, ularnya juga aman nggak dibunuh," ujar Arief.

Selain Arief, Yayasan Sioux Ular Indonesia juga dapat membantu warga mengamankan ular di nomor +6281-7680-0446.

Nantinya, yayasan yang tersebar di 12 provinsi termasuk DKI Jakarta dan Jawa Barat ini akan berkoordinasi dengan komunitas dan relawan terdekat. 

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

IHSG Merah, Rupiah Tembus Rp17.130 Usai Negosiasi AS-Iran Gagal

Senin, 13 April 2026 | 10:15

Kebangkitan Saham AI Asia: Investor Global Mulai Agresif Pasca-Redanya Tensi Geopolitik

Senin, 13 April 2026 | 10:02

Kasus Tas Branded Dicuri, EcoRing Diminta Tak Lepas Tangan

Senin, 13 April 2026 | 10:02

AS Blokade Kapal yang Keluar Masuk Pelabuhan Iran Mulai Hari Ini

Senin, 13 April 2026 | 09:52

Pembangunan Kawasan Legislatif dan Yudikatif IKN Terus Dikebut

Senin, 13 April 2026 | 09:43

Feel Good Network Bidik Pasar Ekonomi Digital Asia Tenggara

Senin, 13 April 2026 | 09:24

Australia Tolak Gabung Blokade AS di Selat Hormuz

Senin, 13 April 2026 | 09:21

PM Viktor Orban Tumbang setelah 16 Tahun Berkuasa

Senin, 13 April 2026 | 09:18

Tidak Ada Ajaran Kristen Benarkan Membunuh Sebagai Jalan Spiritual

Senin, 13 April 2026 | 09:16

Ubah Krisis Jadi Peluang: Strategi Indonesia Perkuat Ketahanan Ekonomi

Senin, 13 April 2026 | 09:09

Selengkapnya