Berita

Unjuk rada di Hong Kong/Net

Dunia

Ratusan Ribu Warga Hong Kong Siap Gelar Protes Sepanjang Malam Tahun Baru

SELASA, 31 DESEMBER 2019 | 07:40 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Ratusan ribu warga Hong Kong berencana untuk mengakhiri tahun 2019 ini dengan menggelar serangkaian protes yang rencananya akan digelar sepanjang Malam Tahun Baru dan Hari Tahun Baru.

Aksi itu dilakukan dengan tujuan untuk mengganggu perayaan dan pusat perbalanjaan di wilayah otonomi khusus tersebut agar suara protes mereka menentang pemerintah didengar.

Aksi yang dijuluki "Suck the Eve" dan "Shop with You" diatur untuk digelar Malam Tahun Baru pada hari ini (Selasa, 31/12) di daerah-daerah termasuk distrik pesta Lan Kwai Fong, Victoria Harbour, dan pusat perbelanjaan populer.


Kemudian akan akan berlanjut pada Rabu (1/1) yang akan dimulai dari taman besar di Causeway Bay yang ramai dan berakhir di kawasan pusat bisnis.

Panitia aksi, yakni kelompok yang menamakan diri mereka Front Hak Asasi Manusia, berada di belakang pawai damai tersebut. Mereka mengklaim bahwa ada sekitar 800.000 orang yang akan hadir melakukan aksi tersebut.

"Pada Hari Tahun Baru, kita perlu menunjukkan solidaritas kita untuk menentang pemerintah. Kami berharap orang-orang Hong Kong akan turun ke jalan untuk masa depan Hong Kong," kata kepala kelompok tersebut, Jimmy Sham, seperti dimuat The Guardian.

Diketahui bahwa aksi ini merupakan bagian dari rangkaian protes yang dimulai pada bulan Juni sebagai tanggapan terhadap RUU yang sekarang sudah ditarik, yang akan memungkinkan ekstradisi tahann ke daratan China. Gelombang protes berkembang menjadi gerakan pro-demokrasi yang lebih luas.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Direktur P2 Ditjen Bea Cukai Rizal Bantah Ada Setoran ke Atasan

Jumat, 06 Februari 2026 | 03:49

KPK: Warganet Berperan Ungkap Dugaan Pelesiran Ridwan Kamil di LN

Kamis, 05 Februari 2026 | 08:34

Nasabah Laporkan Perusahaan Asuransi ke OJK

Kamis, 05 Februari 2026 | 16:40

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

UPDATE

Bahlil Dinilai Main Dua Kaki untuk Menjaga Daya Tawar Golkar

Senin, 09 Februari 2026 | 12:07

Informan FBI Ungkap Dugaan Epstein Mata-mata Mossad

Senin, 09 Februari 2026 | 12:02

Purbaya Ungkap Penyebab Kericuhan PBI BPJS Kesehatan: 11 Juta Orang Dicoret Sekaligus

Senin, 09 Februari 2026 | 11:55

Mantan Menteri Kebudayaan Prancis dan Putrinya Terseret Skandal Epstein

Senin, 09 Februari 2026 | 11:38

Mensos: PBI BPJS Kesehatan Tidak Dikurangi, Hanya Direlokasi

Senin, 09 Februari 2026 | 11:32

Industri Tembakau Menunggu Kepastian Penambahan Layer Cukai

Senin, 09 Februari 2026 | 11:26

Langkah Prabowo Kembangkan Energi Terbarukan di Papua Wujud Nyata Keadilan

Senin, 09 Februari 2026 | 11:25

WNA China Tersangka Kasus Emas 774 Kg Diamankan Saat Diduga Hendak Kabur ke Perbatasan

Senin, 09 Februari 2026 | 11:16

Tudingan Kapolri Membangkang Presiden Adalah Rekayasa Opini yang Berbahaya

Senin, 09 Februari 2026 | 10:51

Februari 2026 Banjir Tanggal Merah: Cek Long Weekend Imlek & Libur Awal Puasa

Senin, 09 Februari 2026 | 10:46

Selengkapnya