Berita

Pasca ledakan bom mobil di Somalia/CNA

Dunia

Ledakan Bom Mobil Di Akhir Tahun Renggut 79 Nyawa

MINGGU, 29 DESEMBER 2019 | 09:52 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Sebanyak 79 orang meninggal dunia dalam sebuah ledakan bom mobil di daerah sibuk di Mogadishu pada Sabtu (28/12). Ledakan itu menjadi ledakan paling mematikan yang terjadi di Somalia dalam dua tahun terakhir.

Di antara para korban tewas terdapat 16 mahasiswa dari Universitas Banadir yang sedang melakukan perjalanan dengan bus ketika bom mobil tersebut meledak.

Selain itu, menurut Menteri Luar Negeri Turki Mevlut Cavusoglu, terdapat dua warga negara Turki di antara para korban tewas tersebut.


Belum ada kelompok yang mengklaim bertanggungjawab ata sserangan tersebut. Namun kota tersebut kerap menjadi sasaran serangan dari kelompok militan Al-Shabaab yang bersekutu dengan Al-Qaeda.

Kepala polisi Somalia Abdi Hassan Mohamed mengatakan, kondisi di lokasi kejadian sangat hancur dan hal itu membuat petugas sulit untuk menetapkan jumlah korban.

"Sekarang kita dapat menguraikan jumlah korban tewas yang saat ini mencapai 79 dan yang terluka adalah 100 lebih. Mungkin ada satu atau dua orang lagi yang mungkin meninggal dunia, karena tingginya jumlah mereka yang terluka," ujarnya, seperti dimuat Channel News Asia.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Jamaika Nilai Otonomi Sahara Maroko Solusi Paling Layak Ditempuh

Jumat, 25 September 2026 | 10:16

Dibayangi Ketidakpastian Global, Rupiah Dekati Rp18.000 per Dolar AS

Jumat, 25 September 2026 | 10:15

Wacana Pileg dan Pilpres Dipisah, Pengamat Ingatkan Konsekuensi Konstitusional

Jumat, 25 September 2026 | 10:06

KPK Telusuri Aset TPPU Milik Walikota Madiun Maidi, Periksa Sejumlah Saksi

Jumat, 25 September 2026 | 09:58

Syahganda Nazar Gunduli Kepala dan Umrah Jika Gibran Didiskualifikasi MK

Jumat, 25 September 2026 | 09:50

Impor Produk Halal Capai 31 Miliar Dolar AS, Indonesia Kejar Pasar Global

Jumat, 25 September 2026 | 09:48

IHSG Kembali Menguat, Tembus Level 6.300

Jumat, 25 September 2026 | 09:34

Gibran Masih Bocil, Lebih Cocok Jadi Camat Ketimbang Wakil Presiden

Jumat, 25 September 2026 | 09:30

Prabowo Bangga Indonesia Raih Emas Pertama di Asian Games 2026

Jumat, 25 September 2026 | 09:28

Bertemu Trump, Xi Jinping Ingatkan Bahaya Jebakan Thucydides

Jumat, 25 September 2026 | 09:00

Selengkapnya