Berita

Protes terbaru di mal Hong Kong/CNA

Dunia

Protes Terbaru Di Mal Hong Kong, Polisi Gunakan Semprotan Merica

MINGGU, 29 DESEMBER 2019 | 08:44 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Gelombang protes anti-pemerintah di Hong Kong belum juga menunjukkan tanda akan berakhir. Aksi protes terbaru terjadi pada Sabtu (28/12).

Ratusan orang pengunjuk rasa, banyak di antara mereka yang mengenakan topeng, melakukan aksi protes di dalam mal Landmark North di Sheung Shui.
Aksi tersebut berlangsung damai, namun polisi mengklaim, para pengunjuk rasa menyebabkan gangguan di dalam mal dan melemparkan paku besi ke toko-toko. Polisi pun membalas dengan semprotan merica dan pentungan untuk membubarkan massa. Bentrokan pun tidak dapat dihindarkan.

Selain itu, setidaknya 15 orang ditangkap oleh polisi berpakaian preman dalam kejadian tersebut.

Selain itu, setidaknya 15 orang ditangkap oleh polisi berpakaian preman dalam kejadian tersebut.

Akibat kekacauan tersebut, seperti dikabarkan Channel News Asia, toko-toko di mal tersebut pun terpaksa tutup demi mencegah kerusakan lebih lanjut.

Di hari yang sama, protes dan bentrokan serupa juga terjadi di sebuah mal di distrik Teluk Kowloon.

Diketahui bahwa protes semacam itu telah terjadi di Hong Kong sejak tujuh bulan terakhir dan belum ada tanda-tanda akan mereda.

Banyak mal di kota ini telah menjadi tempat protes dan hal tersebut menyebabkan gangguan ekonomi di pusat keuangan Asia itu. Sebelumnya, pengunjuk rasa juga kerap melakukan aksi di bandara serta jalanan di distrik keuangan Hong Kong.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Jamaika Nilai Otonomi Sahara Maroko Solusi Paling Layak Ditempuh

Jumat, 25 September 2026 | 10:16

Dibayangi Ketidakpastian Global, Rupiah Dekati Rp18.000 per Dolar AS

Jumat, 25 September 2026 | 10:15

Wacana Pileg dan Pilpres Dipisah, Pengamat Ingatkan Konsekuensi Konstitusional

Jumat, 25 September 2026 | 10:06

KPK Telusuri Aset TPPU Milik Walikota Madiun Maidi, Periksa Sejumlah Saksi

Jumat, 25 September 2026 | 09:58

Syahganda Nazar Gunduli Kepala dan Umrah Jika Gibran Didiskualifikasi MK

Jumat, 25 September 2026 | 09:50

Impor Produk Halal Capai 31 Miliar Dolar AS, Indonesia Kejar Pasar Global

Jumat, 25 September 2026 | 09:48

IHSG Kembali Menguat, Tembus Level 6.300

Jumat, 25 September 2026 | 09:34

Gibran Masih Bocil, Lebih Cocok Jadi Camat Ketimbang Wakil Presiden

Jumat, 25 September 2026 | 09:30

Prabowo Bangga Indonesia Raih Emas Pertama di Asian Games 2026

Jumat, 25 September 2026 | 09:28

Bertemu Trump, Xi Jinping Ingatkan Bahaya Jebakan Thucydides

Jumat, 25 September 2026 | 09:00

Selengkapnya