Berita

Gedung KPK/Net

Politik

Mengapa Tidak Nampak Lagi Jam Penghitung Waktu Kasus Novel Baswedan Di Lobi KPK?

JUMAT, 27 DESEMBER 2019 | 13:24 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Kapala Badan Reserse Kriminal (Kabareskrim) Komisaris Jenderal Listyo Sigit Prabowo tak banyak berkomentar saat media menanyakan kabar  kasus penyiraman air keras Novel Baswedan.

Ia hanya tersenyum sambil mengangkat jempolnya. “Bakal kita ungkap,” ujar Listyo singkat, usai upacara kenaikan pangkat di Aula Bareskrim Mabes Polri, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, pada Kamis (26/12) kemarin,  
 
Ada yang menarik, menghilangnya penampakan jam penghitung waktu kasus Novel Baswedan yang biasanya terpasang di depan lobi Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi.


Padahal, sebelumnya di sisi kanan pintu masuk gedung KPK, jam itu dipasang untuk menunjukkan sudah berapa lama waktu kasus penyiraman air keras tak kunjung terungkap.
Dikabarkan, jam itu sempat rusak kemudian diperbaiki pada 19 Desember lalu. Terakhir kali jam itu menunjukkan 982 hari 18 jam.

Saut Situmorang yang kala itu hadir mengatakan jam itu dipasang untuk mengingatkan soal kewajiban menuntaskan kasus Novel.

Jam tersebut berupa layar televisi yang menampilkan angka berapa lama kasus ini tak juga terungkap. Wadah Pegawai KPK menginisiasi pemasangan jam itu saat peringatan 700 hari kasus Novel, 12 Maret 2019.

Ketua WP KPK Yudi Purnomo saat ditanyakan, menjawab masih mengkonfirmasi soal hilangnya jam itu. "Aku konfirmasi dulu," ujarnya.

Kasus penyiraman air keras terhadap penyidik KPK Novel Baswedan terjadi pada April 2017. Hingga kini, pelakunya belum terungkap.

Polri telah melakukan berbagai upaya. Beberapa tim sudah dibentuk untuk mengusut tuntas kasus tersebut. Namun, belum ada hasil memuaskan.

Populer

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Ini Alasan Nusron Wahid Tak Nongol di DPR Usai Anak Buah Dicokok KPK

Rabu, 16 September 2026 | 16:28

Prabowo Sampaikan Duka Cita atas Kecelakaan KM Virgo Transport 8

Rabu, 16 September 2026 | 16:17

Panja RUU Pemilu Dipastikan Dibentuk Tahun Ini

Rabu, 16 September 2026 | 16:15

Perlu Diusut Dugaan Penyalahgunaan BBM Subsidi di Muara Baru

Rabu, 16 September 2026 | 16:11

PT 5 Persen Bikin Partai Nonparlemen Makin Berat ke Senayan

Rabu, 16 September 2026 | 16:10

Prabowo Resmikan LRT Kelapa Gading-Manggarai, Danantara Diminta Ikut Bantu

Rabu, 16 September 2026 | 16:09

Bapemperda DPRD DKI Dorong Penguatan Perlindungan Anak di Ruang Digital

Rabu, 16 September 2026 | 16:00

OPM Bunuh Sopir Angkutan Masyarakat, Mobil Dibakar

Rabu, 16 September 2026 | 15:47

Kolaborasi Lintas Lembaga Terus Diperkuat Meski Karhutla Menurun

Rabu, 16 September 2026 | 15:44

KPK Periksa 3 ASN BPK terkait Dugaan Suap Pengubahan Audit Pemkab Muara Enim

Rabu, 16 September 2026 | 15:32

Selengkapnya