Berita

Kakanwil Kemenkumham Jabar, Liberti Sitinjak (kiri)/RMOL

Hukum

Sakit Jantung, Setnov Masih Dirawat Di RSPAD Gatot Soebroto

KAMIS, 26 DESEMBER 2019 | 21:14 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Narapidana kasus korupsi pengadaan KTP Elektronik (KTP-el) Setya Novanto alias Setnov kembali dirawat di RSPAD Gatot Soebroto Jakarta Pusat sejak Kamis pagi (26/12) hingga petang ini.

Kakanwil Kemenkumham Jawa Barat Liberti Sitinjak mengatakan Setnov menderita penyakit Jantung.

Ia menambahkan, masuknya Setnov merupakan kali kedua terhitung saat dirinya menjabat Kakanwil Kemenkumham Jabar.


"Kalo saya enggak salah, jantung (sakitnya). Semenjak saya Kakanwil ini yang kedua (Setnov sakit)" kata Sitinjak yang didampingi Angota Ombudsman, Adrianus Meliala saat melakukan pengecekan Setnov di RSPAD, Paviliun Kartika, Kamis (26/12).

Sitinjak menegaskan, tujuan pihaknya melakukan pengecekan ke RSPAD bersama Ombudsman yakni untuk meyakinkan kepada masyatakat bahwa eks politisi Golkar itu dalam keadaan sakit.

"Tadi pagi baru berangkat. Saya ingin membuktikan saja supaya tidak ada orang yang selalu menjelekkan. Kita tidak melakukan pengawasan," demikian Sitinjak.

Sementara itu, Adrianus selaku perwakilan Ombudsman menyatakan bahwa pihaknya bersama Kemenkumham yang diwakili Kakanwil Jawa Barat mengecek kondisi mantan Ketua DPR RI itu.

"Pada dasarnya kami mengawasi kegiatan dari teman-teman Kakanwil. Kami tidak peduli urusan Setnov tapi kami concern dengan performance dari Kakanwil bekerja dalam rangka mengawasi Setnovnya," demikian Adrianus menambahkan.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

IHSG Merah, Rupiah Tembus Rp17.130 Usai Negosiasi AS-Iran Gagal

Senin, 13 April 2026 | 10:15

Kebangkitan Saham AI Asia: Investor Global Mulai Agresif Pasca-Redanya Tensi Geopolitik

Senin, 13 April 2026 | 10:02

Kasus Tas Branded Dicuri, EcoRing Diminta Tak Lepas Tangan

Senin, 13 April 2026 | 10:02

AS Blokade Kapal yang Keluar Masuk Pelabuhan Iran Mulai Hari Ini

Senin, 13 April 2026 | 09:52

Pembangunan Kawasan Legislatif dan Yudikatif IKN Terus Dikebut

Senin, 13 April 2026 | 09:43

Feel Good Network Bidik Pasar Ekonomi Digital Asia Tenggara

Senin, 13 April 2026 | 09:24

Australia Tolak Gabung Blokade AS di Selat Hormuz

Senin, 13 April 2026 | 09:21

PM Viktor Orban Tumbang setelah 16 Tahun Berkuasa

Senin, 13 April 2026 | 09:18

Tidak Ada Ajaran Kristen Benarkan Membunuh Sebagai Jalan Spiritual

Senin, 13 April 2026 | 09:16

Ubah Krisis Jadi Peluang: Strategi Indonesia Perkuat Ketahanan Ekonomi

Senin, 13 April 2026 | 09:09

Selengkapnya