Berita

Sekjen MUI, Anwar Abbas/RMOL

Politik

Soal Izin Perpanjangan, MUI Minta FPI Dan Pemerintah Duduk Bareng

KAMIS, 26 DESEMBER 2019 | 18:38 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Pemerintah sebaiknya tidak menggunakan pendekatan keamanan (securiry approach) terkait polemik belum dikeluarkannya surat keterangan terdaftar (SKT) ormas Front Pembela Islam (FPI).

Sekjen MUI Anwar Abbas mengatakan, pemerintah sebaiknya mengeluarkan izin dan mengajak pihak FPI untuk duduk bersama menyelesaikan persoalan tersebut.

“Bagi saya sebaiknya pemerintah mengeluarkan SKT (FPI), setelah itu duduk bersama berunding secara bersama-sama kita bicarakan bangsa ini,” kata Anwar di kantor MUI Pusat, Jalan Proklamasi, Jakarta Pusat, Kamis (26/12).


Menurut Anwar, pemerintah tidak bisa berjalan sendiri untuk memajukan sebuah bangsa. Karena itu diperlukan keikutsertaan masyarakat.

"Bicarakan, berdialog dan menurut saya yang kita lakukan harus ada titik temunya," ujar Ketua PP Muhammadiyah ini.

Lebih lanjut, Anwar menegaskan bahwa perlu komitmen dari kedua belah pihak agar tidak terus terjadi kegaduhan. Baik itu dari pemerintah maupun FPI.

"Harus ada kesepakatan yaitu kita sama-sama komit untuk memajukan bangsa dan tidak membuat gaduh," demikian Anwar.

Sekadar informasi, Kementerian Agama (Kemenag) sudah mengeluarkan rekomendasi perpanjangan izin SKT untuk FPI. Ormas besutan Habib Rizieq Shihab itu dinyatakan sudah lengkap persyaratan untuk memeroleh rekomendasi sesuai Peraturan Menteri Agama (PMA) Nomor 14/2019.

Rekomendasi yang sudah dikantongi FPI itu pun disetor ke Kemendagri sebagai syarat penerbitan SKT.

Namun, hingga saat ini Mendagri Tito Karnavian belum menerbitkan SKT tersebut lantaran masih perlu kajian lebih dalam terkait FPI.

Teranyar, FPI menegaskan tidak peduli soal perpanjangan izin SKT. Mereka menilai penerbitan SKT sudah tak ada lagi gunanya.

Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

UPDATE

KSP Kawal Pembangunan MRT Jakarta sebagai Proyek Strategis Nasional

Kamis, 18 Juni 2026 | 16:24

BI Rate Naik Lagi Jadi 5,75 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 16:19

Putusan Hakim Tegaskan Keabsahan Tanda Tangan Ketum PPP dan Wasekjen

Kamis, 18 Juni 2026 | 16:17

PPKGBK Memverifikasi Penghuni Hotel Sultan Usai Eksekusi Pengosongan

Kamis, 18 Juni 2026 | 16:17

Pemerintah Harus Benahi Kebijakan Domestik agar Investor Tak Kabur

Kamis, 18 Juni 2026 | 16:10

PKB Usul Ambang Batas Parlemen 5 Sampai 7 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 16:01

Disinggung Aliran Duit ke Gus Yaqut, Fuad Hasan: Bahaya Kamu!

Kamis, 18 Juni 2026 | 15:57

UMKM Binaan Pertamina Gelar Promo Gila-gilaan di Jakarta Fair 2026

Kamis, 18 Juni 2026 | 15:55

Rapimnas II di Banten, KAMMI Teguhkan Arah Gerakan Kebangsaan

Kamis, 18 Juni 2026 | 15:51

Pertamina Patra Niaga Pastikan Harga BBM Nonsubsidi Ikuti Formula Pasar

Kamis, 18 Juni 2026 | 15:48

Selengkapnya