Berita

Foto:Net

Politik

Tagar #PSImingkemSoalJiwasraya Masih Bertahan, Netizen: Masih Muda Tapi Mental Penjilat

KAMIS, 26 DESEMBER 2019 | 09:59 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Tanda pagar (Tagar) #PSImingkemSoalJiwasraya masih menjadi trending topic di media sosial Twitter, Kamis (26/12).

Warganet menyayangkan Partai Solidaritas Indonesia (PSI) yang suaranya tidak kedengaran terkait kasus gagal bayar polis nasabah PT Asuransi Jiwasraya yang mengakibatkan negara rugi Rp 13,7 triliun.

Padahal kalau terkait Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, isu ibukota, kader partai pimpinan Grace Natalie itu ramai-ramai mengkritik.


Karena belum bersuara atau mungkin tidak akan bersuara, netizen terus mendesak agar PSI buka mulut menyurakan pengungkapan kasus di salah satu BUMN itu.

"Mereka mulai bingung karena junjungannya bukan malaikat yang selalu mereka puja-puji. Junjungannya ternyata manusia-manusia rakus dan bodoh. #PSImingkemSoalJiwasraya," kata pemilik akun DedenNurdin18.

Karena pilih-pilih sasaran kritik, PSI diyakini akan ditinggalkan pemilihnya.

"Masih muda-muda tapi mentalnya mental penjilat. Sekalipun sudah bergabung di parpol, naluri menjilatnya masih sangat berasa. Gembar-gembor kawal uang rakyat tapi Jiwasraya dirampok habis-habisan gak pernah terdengar suaranya. Rakyat mana yang bakal percaya bacot kalian? #PSImingkemSoalJiwasraya," tutur netizen @HisyamMochtar.

Yang punya akun @RomitsuT kini hanya berharap kepada penegak hukum untuk mengusut tuntas kasus Jiwasraya.

"Kasus Jiwasraya sudah satu tahun dari Oktober 2018, tapi belum ada satu pun yang dijadikan tersangka. Mana KPK, mana Kejaksaan, mana kepolisian?
Ada apa ini. Ditambah lagi ada partai yang kawal uang rakyat katanya tapi mingkem. #PSImingkemSoalJiwasraya," kata dia.

Pegiat media sosial Jonru Ginting di akun @JonruGintingNew bertanya, apakah PSI diam di kasus Jiwasraya karena bukan terkait Anies.

"Kenapa #PSImingkemSoalJiwasraya? Apakah karena pelakunya bukan pak @aniesbaswedan???" ucapnya.

Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

UPDATE

KSP Kawal Pembangunan MRT Jakarta sebagai Proyek Strategis Nasional

Kamis, 18 Juni 2026 | 16:24

BI Rate Naik Lagi Jadi 5,75 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 16:19

Putusan Hakim Tegaskan Keabsahan Tanda Tangan Ketum PPP dan Wasekjen

Kamis, 18 Juni 2026 | 16:17

PPKGBK Memverifikasi Penghuni Hotel Sultan Usai Eksekusi Pengosongan

Kamis, 18 Juni 2026 | 16:17

Pemerintah Harus Benahi Kebijakan Domestik agar Investor Tak Kabur

Kamis, 18 Juni 2026 | 16:10

PKB Usul Ambang Batas Parlemen 5 Sampai 7 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 16:01

Disinggung Aliran Duit ke Gus Yaqut, Fuad Hasan: Bahaya Kamu!

Kamis, 18 Juni 2026 | 15:57

UMKM Binaan Pertamina Gelar Promo Gila-gilaan di Jakarta Fair 2026

Kamis, 18 Juni 2026 | 15:55

Rapimnas II di Banten, KAMMI Teguhkan Arah Gerakan Kebangsaan

Kamis, 18 Juni 2026 | 15:51

Pertamina Patra Niaga Pastikan Harga BBM Nonsubsidi Ikuti Formula Pasar

Kamis, 18 Juni 2026 | 15:48

Selengkapnya