Berita

Petugas membantu koala yang diselamatkan dari kebakaran/Reuters

Dunia

Kebakaran Belum Padam, Penjaga Satwa Liar Rayakan Natal Dengan Menjaga Hewan Terluka

RABU, 25 DESEMBER 2019 | 09:48 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Tidak semua orang bisa merayakan Natal bersama keluarga di rumah. Di antara mereka adalah para penjaga satwa liar di Australia.

Mereka siap untuk bekerja sepanjang waktu selama Natal karena diperkirakan akan ada lebih banyak hewan, terutama bayi hewan yang terluka atau melarikan diri akibat cuaca panas, kebakaran hutan, dan kekeringan yang terjadi di negara tersebut.
Kebakaran hutan di negeri kanguru tersebut telah menyebabkan lebih dari 4 juta hektar lahan di lima negara bagian di Australia hangus dilalap si jago merah sejak September lalu.

Kebakaran hutan itu dipicu oleh cuaca panas yang terjadi di Australia sejak beberapa waktu belakangan. Cuaca panas diperkirakan akan meningkat lagi di akhir pekan ini.

Kebakaran hutan itu dipicu oleh cuaca panas yang terjadi di Australia sejak beberapa waktu belakangan. Cuaca panas diperkirakan akan meningkat lagi di akhir pekan ini.

Di Rumah Sakit Koala Port Macquarie, penjaga satwa liar harus merawat 72 koala pada Hari Natal. Koala-koala tersebut diselamatkan setelah habitat mereka di hutan ikut terbakar.

"Kami memiliki tim-tim dalam daftar untuk ditangkap jika ada dalam kesulitan dan mereka tersedia 24 jam sehari," kata Direktur Klinis di Rumah Sakit Koala tersebut, Cheyne Flanagan.

Sementara itu, manajer di Healesville Sanctuary, di negara bagian selatan Victoria, Gerry Ross mengatakan staf akan menerima satwa liar yang terluka di rumah sakit mereka pada hari Natal.

"Kami bekerja seperti rumah sakit darurat. Kami memang melihat perubahan saat itu benar-benar panas. Kami memang punya hewan yang terkena panas, atau hewan datang dengan kaki terbakar dari jalan panas," ujarnya seperti dimuat Reuters.

Populer

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Fenomena, Warga Sumsel Ramai-Ramai Siarkan Banjir Secara Live

Minggu, 05 April 2026 | 21:48

Besok Jusuf Kalla Laporkan Rismon Sianipar ke Bareskrim Polri

Minggu, 05 April 2026 | 21:29

Kejagung Periksa Kajari Karo Danke Rajagukguk

Minggu, 05 April 2026 | 20:57

Rekan Akmil Kenang Dedikasi Mayor Zulmi di Medan Tugas

Minggu, 05 April 2026 | 20:47

LPSK: RUU PSDK Harus Perkuat SIstem Perlindungan Saksi dan Korban

Minggu, 05 April 2026 | 20:31

JK: Saya Kenal Roy Suryo, Tapi Tak Pernah Danai Isu Ijazah Jokowi

Minggu, 05 April 2026 | 19:58

Simpan Telur di Kulkas, Dicuci Dulu atau Tidak?

Minggu, 05 April 2026 | 19:56

BRIN Ungkap Asa-Usul Cahaya Misterius di Langit Lampung

Minggu, 05 April 2026 | 19:15

Mayor Anumerta Zulmi Salah Satu Prajurit Terbaik Kopassus

Minggu, 05 April 2026 | 18:51

Terendus Skema Gulingkan Prabowo Lewat Rekayasa Krisis dan Kerusuhan

Minggu, 05 April 2026 | 18:33

Selengkapnya