Berita

Insiden palu sidang hanya bikin Zulhas merugi/Net

Politik

Bawa Kabur Palu Sidang, Pengamat: Zulhas Rugikan Dirinya Sendiri

SENIN, 23 DESEMBER 2019 | 14:23 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Aksi bawa kabur palu sidang menunjukkan sikap khawatir kalah dari Ketua Umum PAN petahana Zulkifli Hasan. Sikap tersebut justru dinilai bisa merugikan dirinya sendiri.
Begitu disampaikan Pengamat Politik dari Universitas Al-Azhar Ujang Komarudin saat berbincang dengan Kantor Berita Politik RMOL di Jakarta, Senin (23/12).

"Sikap yang merugikan dirinya sendiri. Secara gestur itu menandakan Zulhas tak siap kalah," kata Ujang.

Ia menilai, dalam sebuah persidangan, peristiwa palu sidang dibawa oleh pimpinan sidang menunjukkan atmosfer persidangan tidak baik-baik saja. Terlebih sidang menyoal Kongres PAN 2020 yang akan memilih Ketua Umum baru di mana Zulhas maju kembali pada perhelatan tersebut.

Ia menilai, dalam sebuah persidangan, peristiwa palu sidang dibawa oleh pimpinan sidang menunjukkan atmosfer persidangan tidak baik-baik saja. Terlebih sidang menyoal Kongres PAN 2020 yang akan memilih Ketua Umum baru di mana Zulhas maju kembali pada perhelatan tersebut.

"Mungkin saja Zulhas terdesak dengan kondisi dan dinamika yang terjadi internal PAN. Atau bisa saja DPW-DPW PAN yang sudah mendukungnya lari ke kandidat lain," kata Direktur Eksekutif Indonesia Political Review ini.

Kendati begitu, lanjut Ujang, yang lebih mengetahui kronologi detail insiden tidak etis itu hanya kader PAN yang hadir dalam forum tersbut. Singkatnya, kata dia, Zulhas menunjukkan ekspresi yang di luar espektasi.

"Di ruang rapat juga tidak menguasai forum. Sehingga palu sidang pun dibawa keluar sidang," demikian Ujang.

Dalam rapat DPP PAN tersebut, Zulkifli Hasan menetapkan Sekjen PAN Eddy Soeparno sebagai Ketua SC, dan Ketua DPW PAN DKI Jakarta Eko Hendro Purnomo sebagai Ketua OC.

Usai menetapkan SC dan OC Kongres PAN, Zulhas langsung menutup rapat dan membawa palu sidang.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

IHSG Merah, Rupiah Tembus Rp17.130 Usai Negosiasi AS-Iran Gagal

Senin, 13 April 2026 | 10:15

Kebangkitan Saham AI Asia: Investor Global Mulai Agresif Pasca-Redanya Tensi Geopolitik

Senin, 13 April 2026 | 10:02

Kasus Tas Branded Dicuri, EcoRing Diminta Tak Lepas Tangan

Senin, 13 April 2026 | 10:02

AS Blokade Kapal yang Keluar Masuk Pelabuhan Iran Mulai Hari Ini

Senin, 13 April 2026 | 09:52

Pembangunan Kawasan Legislatif dan Yudikatif IKN Terus Dikebut

Senin, 13 April 2026 | 09:43

Feel Good Network Bidik Pasar Ekonomi Digital Asia Tenggara

Senin, 13 April 2026 | 09:24

Australia Tolak Gabung Blokade AS di Selat Hormuz

Senin, 13 April 2026 | 09:21

PM Viktor Orban Tumbang setelah 16 Tahun Berkuasa

Senin, 13 April 2026 | 09:18

Tidak Ada Ajaran Kristen Benarkan Membunuh Sebagai Jalan Spiritual

Senin, 13 April 2026 | 09:16

Ubah Krisis Jadi Peluang: Strategi Indonesia Perkuat Ketahanan Ekonomi

Senin, 13 April 2026 | 09:09

Selengkapnya