Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Kritik Masalah HAM, Korut: AS Seperti Menuangkan Minyak Di Atas Api

MINGGU, 22 DESEMBER 2019 | 08:37 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Korea Utara memperingatkan bahwa Amerika Serikat akan memperburuk ketegangan yang terjadi bila mengkritik masalah hak asasi manusia di negara tersebut.

Dalam sebuah pernyataan yang dibuat kantor berita Korea Utara, KCNA akhir pekan ini (Sabtu, 21/12),seorang juru bicara Kementerian Luar Negeri Korea Utara mengatakan bahwa mengkritik catatan hak asasi manusia negara tersebut hanya akan memperburuk situasi yang sudah tegang di semenanjung Korea.

"Seperti menuangkan minyak di atas api yang membara," sambungnya, seperti dikabarkan ulang Channel News Asia.


Pernyataan itu dikeluarkan sebagai tanggapan atas penyataan yang dikeluarkan oleh seorang pejabat Kementerian Luar Negeri Amerika Serikat soal situasi HAM di Korea Utara.

"(Amerika Serikat) akan dibuat untuk membayar mahal untuk pernyataan seperti itu," sambungnya.

Diketahui bahwa hubungan antara Korea Utara dan Amerika Serikat kembali ke titik kritis setelah negosiasi atas program nuklir Korea Utara menemui jalan buntu sejak pertemuan puncak di Hanoi runtuh pada bulan Februari lalu.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Jamaika Nilai Otonomi Sahara Maroko Solusi Paling Layak Ditempuh

Jumat, 25 September 2026 | 10:16

Dibayangi Ketidakpastian Global, Rupiah Dekati Rp18.000 per Dolar AS

Jumat, 25 September 2026 | 10:15

Wacana Pileg dan Pilpres Dipisah, Pengamat Ingatkan Konsekuensi Konstitusional

Jumat, 25 September 2026 | 10:06

KPK Telusuri Aset TPPU Milik Walikota Madiun Maidi, Periksa Sejumlah Saksi

Jumat, 25 September 2026 | 09:58

Syahganda Nazar Gunduli Kepala dan Umrah Jika Gibran Didiskualifikasi MK

Jumat, 25 September 2026 | 09:50

Impor Produk Halal Capai 31 Miliar Dolar AS, Indonesia Kejar Pasar Global

Jumat, 25 September 2026 | 09:48

IHSG Kembali Menguat, Tembus Level 6.300

Jumat, 25 September 2026 | 09:34

Gibran Masih Bocil, Lebih Cocok Jadi Camat Ketimbang Wakil Presiden

Jumat, 25 September 2026 | 09:30

Prabowo Bangga Indonesia Raih Emas Pertama di Asian Games 2026

Jumat, 25 September 2026 | 09:28

Bertemu Trump, Xi Jinping Ingatkan Bahaya Jebakan Thucydides

Jumat, 25 September 2026 | 09:00

Selengkapnya