Berita

Foto:RMOL

Politik

Omnibuslaw Harus Bisa Selesaikan Masalah, Bukan Sebaliknya Jadi Masalah

SABTU, 21 DESEMBER 2019 | 11:38 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Omnibuslaw atau mengamandemen beberapa UU menjadi satu paket diharapkan akan menyelesaikan sejumlah persoalan, bukan justru berbanding terbalik dengan orientasi bisnis tertentu.

Begitu disampaikan ekonom senior INDEF Fadhil Hasan di sela-sela diskusi publik bertajuk "Wajah Kita 2019", di kawasan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Sabtu, (21/12).

"Omnibuslaw itu harus partisipatif. Jangan memiliki tujuan-tujuan tertentu jangka pendek," ujar Fadhil.


Ditempat yang sama, hal senada juga disampaikan anggota Ombudsman RI Alamsyah Saragih.

Menurutnya, Omnibuslaw yang diwacanakan oleh pemerintah akan berbahaya jika memiliki orientasi bisnis tertentu.

"Omnibuslaw paling bahaya karena teralu mengentertain penerima maanfaat, bukan kelompok terdampak," kata Alamsyah.

Dia membeberkan data di Ombudsman bahwa banyaknya laporan yang permasalahannya hanya berkutat pada pelaksanan kegiatan dan kebijakan yang kerap berubah-ubah.

"Karena itu Omnibuslaw tidak akan menyelesaikan masalah. Percayalah," pungaksnya.

Narasumber lain dalam diskusi, Komisioner Komisi Yudisial Prof. Aidul Fitriciada Azhari, dan peneliti LIPI Sri Nuryanti.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

IHSG Merah, Rupiah Tembus Rp17.130 Usai Negosiasi AS-Iran Gagal

Senin, 13 April 2026 | 10:15

Kebangkitan Saham AI Asia: Investor Global Mulai Agresif Pasca-Redanya Tensi Geopolitik

Senin, 13 April 2026 | 10:02

Kasus Tas Branded Dicuri, EcoRing Diminta Tak Lepas Tangan

Senin, 13 April 2026 | 10:02

AS Blokade Kapal yang Keluar Masuk Pelabuhan Iran Mulai Hari Ini

Senin, 13 April 2026 | 09:52

Pembangunan Kawasan Legislatif dan Yudikatif IKN Terus Dikebut

Senin, 13 April 2026 | 09:43

Feel Good Network Bidik Pasar Ekonomi Digital Asia Tenggara

Senin, 13 April 2026 | 09:24

Australia Tolak Gabung Blokade AS di Selat Hormuz

Senin, 13 April 2026 | 09:21

PM Viktor Orban Tumbang setelah 16 Tahun Berkuasa

Senin, 13 April 2026 | 09:18

Tidak Ada Ajaran Kristen Benarkan Membunuh Sebagai Jalan Spiritual

Senin, 13 April 2026 | 09:16

Ubah Krisis Jadi Peluang: Strategi Indonesia Perkuat Ketahanan Ekonomi

Senin, 13 April 2026 | 09:09

Selengkapnya