Berita

Sekjen PBB bertemu Perdana Menteri Italia Giuseppe Conte/Net

Dunia

Pidato Di Depan Senat Italia, Sekjen PBB Ajak Dunia Memikirkan Masa Depan

KAMIS, 19 DESEMBER 2019 | 09:22 WIB | LAPORAN: MEGA SIMARMATA

Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB), Antonio Guterres, berkunjung ke Italia, Rabu (18/12).

Ia diterima oleh Perdana Menteri Italia Giuseppe Conte dan disambut dengan karpet merah saat berkunjung ke Istana Chigi.

PM Conte menegaskan, dalam pertemuannya dengan Sekjen PBB Guterres, keduanya membahas tentang isu-isu perdamaian dan keamanan dunia. Serta bagaimana memerangi ketidaksetaraan dan menghormati kesetaraan gender.


Di hari yang sama dalam lawatannya ke Italia, Sekjen PBB juga diundang untuk menyampaikan pidato di hadapan Senat Italia.

Guterres disambut oleh Presiden Senat Italia, Maria Elisabetta Alberti Casellati.

Salah satu yang disinggung oleh Sekjen PBB dalam sambutannya di hadapan Senat Italia adalah mengundang seluruh dunia berpartisipasi dalam peringatan ulangtahun PBB tahun depan.

"Tahun depan, 2020, kita akan menandai peringatan 75 tahun Perserikatan Bangsa-Bangsa dengan mengadakan percakapan global tentang masa depan yang kita inginkan dan PBB yang kita butuhkan. Ini akan terbuka untuk semua, untuk mengumpulkan ide-ide dan mendorong aksi kolektif. Hasilnya akan dipresentasikan kepada para pemimpin dunia pada sesi ke tujuh puluh lima Majelis Umum September mendatang," demikian ditegaskan Sekjen PBB Antonio Gueterres di hadapan Senat Italia.

"Saya mengundang semua untuk berpartisipasi dalam dialog ini. Kami ingin menggunakan hari jadi ini untuk membentuk masa depan kami," tandas Gueterres.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Jasa Kiai Kampung

Minggu, 30 Agustus 2026 | 04:26

Waketum MUI Usul Gaji Guru Pesantren di Atas UMR

Minggu, 30 Agustus 2026 | 04:16

Jangan Takut Kritik Pemerintah

Minggu, 30 Agustus 2026 | 04:04

Saham BYAN Mencuat, IAW Ingatkan soal Pengawasan Regulator

Minggu, 30 Agustus 2026 | 03:20

Melawan Amplop di Muktamar NU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 03:08

Program Streamlining Danantara Tak Boleh Identik dengan PHK

Minggu, 30 Agustus 2026 | 02:38

Investor Diajak Terlibat 37 Proyek Investasi Strategis di Jakarta

Minggu, 30 Agustus 2026 | 02:17

Budi Arie Tolak Cabut Analisis Pemilu sebelum 2029

Minggu, 30 Agustus 2026 | 02:02

Jangan Berhenti pada Janji 15 Desember

Minggu, 30 Agustus 2026 | 01:35

Pajak Diduga Bocor Rp5 Triliun, Purbaya Kantongi 40 Nama Perusahaan Baja

Minggu, 30 Agustus 2026 | 01:21

Selengkapnya