Berita

Coklat/Net

Nusantara

TLJ Gandeng Petani Coklat Blitar Tingkatkan Kemandirian Ekonomi

SELASA, 17 DESEMBER 2019 | 14:28 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Korporasi investasi PMA asal Korea CJ Indonesia melalui unit bisnisnya di bidang bakery Tous les Jours (TLJ) melakukan kerjasama pengembangan program OVOP (One Village One Product) dengan Koperasi Serba Usaha Guyub Santoso yang menaungi petani kakao dan pengolahan coklat di wilayah Blitar, Jawa Timur.

Kerjasama ini telah tertuang dalam nota kesepahaman yang ditandatangani pada tanggal 27 Juni 2019.

Kerjasama ini membuahkan suatu perpaduan yang baik antara keahlian dalam bidang boga yang dimiliki oleh TLJ dengan bahan baku coklat berkualitas yang dimiliki oleh KSU Guyub Santoso.


Kolaborasi ini kemudian telah berhasil menciptakan suatu produk cake baru dengan nama Cloud Choco Chiffon yang secara resmi diluncurkan pada acara CJ OVOP New Product Launching yang diselenggarakan, Selasa (17/12) bertempat di salah satu outlet TLJ di Jakarta. Produk cake ini kemudian akan tersedia di seluruh outlet TLJ yang berada di Jakarta dan Tangerang.

Acara peluncuran produk dihadiri oleh Ari Anindya Hartika selaku Asisten Deputi Industri Jasa dan Deputi Produksi dan Pemasaran Kementerian Koperasi Usaha Kecil dan Menengah (KUKM), Direktur Korean Trade Agency (KOTRA) Lee Jong Yoon, Presdir CJ Indonesia Shin Hee Sung, Direktur CJ Indonesia Agus Sutijono dan Presdir CJ Foodville Indonesia Ko Hyeondeuk.

Agus Sutijono menyampaikan bahwa sejalan dengan komitmen dan filosofi pendiri yaitu menjadi perusahaan yang berkontribusi pada perekonomian nasional, dengan terselenggaranya peluncuran produk baru hasil kerjasama dengan pihak koperasi, dapat dilihat sebagai langkah serius CJ dan TLJ untuk terus menggandeng dan ikut mengembangkan koperasi agar dapat meningkatkan daya saing produk serta mengenalkan produk ke pasar yang lebih luas yang pada akhirnya akan memberikan dampak positif pada terciptanya kemandirian ekonomi.

"Kami bersyukur bahwa komitmen bisnis CJ untuk selalu menciptakan manfaat bersama mendapat sambutan baik dari KUKM dengan diberikannya apresiasi pada hari ini. Dan tentunya kami sangat senang bahwa usaha kami untuk meningkatkan ekonomi koperasi di Indonesia dilihat oleh pemerintah," ujar Agus Sutijono.

Momen penyerahan penghargaan ini diberikan langsung oleh Ari Anindya Hartika selaku perwakilan KUKM kepada Presiden Direktur PT CJ Foodville Bakery & Cafe Indonesia Ko Hyun Deuk atas kontribusi dan prestasi CJ Indonesia melalui Tous les Jours dalam mengembangkan KSU Guyub Santoso melalui program OVOP di tahun 2019.

Agus Sutijono berharap adanya program OVOP ini bisa terus dijalankan dan melibatkan koperasi lainnya sehingga akan lebih banyak koperasi yang memiliki kemandirian ekonomi dengan keunggulan produk-produk lokal yang dimiliki.

"CJ Indonesia tentu tidak berhenti sampai disini, karena pada tahun depan juga akan dilakukan peluncuran produk baru dari koperasi kopi yang ada di Jawa Tengah. Sampai saat ini sendiri kami masih melakukan proses pengembangan produk dan pengurusan dokumen yang dibutuhkan. Kita tunggu saja tahun depan," tutupnya.
 
CJ Indonesia sebagai kelompok bisnis korporasi asal Korea Selatan yang memulai bisnisnya pada tahun 1988 dan telah menginvestasikan 1,4 miliar dolar AS secara akumulatif selama 30 tahun dan saat ini telah memiliki lebih dari 15.000 tenaga kerja. Saat ini CJ Indonesia memiliki enam unit bisnis yang bergerak dalam bisnis bioteknologi, feed & livestock, bakery, cinema, food, dan logistik.

Unit bisnis bioteknologi yang dimiliki merupakan bisnis pertama yang berdiri yang berada di Pasuruan dan Jombang, Jawa Timur.

Selain itu, CJ Indonesia juga berperan terhadap dunia pakan dan perunggasan dengan nama bisnis CJ Feed & Care. Perkembangan bisnis CJ di Indonesia tak sampai di situ, karena kini CJ juga berfokus pada business to customer seperti bakery Tous les Jours dan movie theatre dengan brand CGV Cinemas.

Dalam bidang Jasa, CJ group juga hadir dengan memberikan layanan forwarding hingga jasa penyewaan warehouse di bawah kendali CJ Logistics Indonesia.

Besarnya budaya K-pop saat ini, membuat pangsa makanan Korea juga digandrungi di Indonesia. CJ menangkap peluang ini dan mendatangkan langsung makanan-makanan tersebut langsung dari Korea yang dikelola oleh CJ Lestari dan juga membuat saus yang kaya rasa dengan citarasa Korea dengan brand Saos Korasa.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

UPDATE

Pabrik Bioetanol Bakal Diperbanyak, Pemerintah Siapkan Revisi Perpres 40

Selasa, 08 September 2026 | 18:19

BUK Migas Harus Lebih Gesit Kejar Investasi dan Lifting

Selasa, 08 September 2026 | 17:57

Menimbang Ulang Bencana

Selasa, 08 September 2026 | 17:41

Pemerintah Harus Antisipasi Kekeringan dan Gagal Panen akibat El Nino

Selasa, 08 September 2026 | 17:34

Purbaya soal Utang Whoosh Dicicil 80 Tahun: Kita Udah Mati, Santai Aja!

Selasa, 08 September 2026 | 17:23

KPK Panggil Anggota DPRD Hingga Pengurus Golkar Jateng di Kasus Bupati Pemalang

Selasa, 08 September 2026 | 17:14

Masa Jabatan Kapolri: Open Legal Policy atau Celah Subjektivitas?

Selasa, 08 September 2026 | 16:47

Rusia dan Korea Utara Buka Jembatan Darat Pertama di Perbatasan

Selasa, 08 September 2026 | 16:40

RUU Pemilu Jangan Keluar dari Filosofi Dasar Demokrasi

Selasa, 08 September 2026 | 16:34

Purbaya Curhat Suka Duka jadi Menkeu, Berat Badan Sempat Turun 14 Kg

Selasa, 08 September 2026 | 16:31

Selengkapnya