Berita

Presiden Joko Widodo Saat Peresmian Musrenbangnas di Istana/Net

Nusantara

Musrenbangnas RPJMN 2020-2024, Jokowi: Sesakit Apa Pun Harus Tahan

SENIN, 16 DESEMBER 2019 | 17:35 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menghadiri acara pembukaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan Nasional (Musrenbangnas) Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2020-2024 di Istana Negara, Jakarta, Senin (16/12).

Dalam kesempatan itu, Presiden menyampaikan hal-hal yang akan pemerintah kerjakan dalam lima tahun ke depan, di antaranya pembangunan SDM, pembangunan infrastruktur, penyederhanaan regulasi, penyederhanaan birokrasi serta transformasi ekonomi.

Musrenbangnas RPJMN 2020-2024 diikuti jajaran menteri Kabinet Indonesia Maju, para gubernur, bupati, dan wali kota se Indonesia.


Dalam pidato peresmiannya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) kembali menegaskan bahwa Indonesia akan meneruskan pembangunan infrastruktur guna memperkokoh pondasi negara dalam berkompetisi. Di mana infrastruktur akan disambungkan dengan kawasan industri, pariwisata, pertanian dan dengan pusat produksi perikanan diseluruh daerah.

"Yang pertama bahwa kita akan terus melanjutkan pembangunan infrastruktur, karena kita ingin memperkokoh pondasi, dalam kita berkompetisi dengan negara-negara lain," ujarnya.

"Sesakit apa pun harus berani kita tahan agar yang namanya pembangunan infrastruktur betul-betul rampung dan selesai. Artinya kelanjutan pembangunan infrastruktur tetap kita laksanakan," lanjut Jokowi.

Ia mencontohkan penyambungan antara bandara yang telah dan sedang dibangun dengan kawasan wisata Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur. Contoh lain adalah Manado, Yogyakarta, Mandalika (NTB), dan Danau Toba (Sumatra Utara).

"Ini yang berkaitan dengan kawasan wisata. Kita konsentrasi lima ini dulu. Danau Toba, Borobudur, Mandalika, Labuan bajo dan Manado. Setelah ini selesai tugas menpar melakukan promosi besar-besaran.," ujar Jokowi.

"Kemudian Kementerian PUPR dan Kementerian Perhubungan untuk membangun yang lima berikutnya. Selanjutnya Bangka Belitung, Wakatobi, Bromo, Raja Ampat dan Morotai," lanjutnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

War Tiket Haji Untungkan Orang Kaya

Minggu, 12 April 2026 | 04:17

Paradoks Penegakan Hukum

Minggu, 12 April 2026 | 04:12

BPKH Pastikan Dana Haji Aman di Tengah Dinamika Global

Minggu, 12 April 2026 | 04:00

Kunjungi Rusia Jadi Sinyal RI Tak Mutlak Ikuti Garis Barat

Minggu, 12 April 2026 | 03:40

Anak Usaha BRI Respons Persaingan Bisnis Outsourching

Minggu, 12 April 2026 | 03:16

Ibadah Haji Bukan Nonton Konser!

Minggu, 12 April 2026 | 03:10

Lebaran Betawi Bukan Sekadar Seremoni Pasca-Idulfitri

Minggu, 12 April 2026 | 02:41

Wapres AS Tatap Muka Langsung dengan Delegasi Iran di Islamabad

Minggu, 12 April 2026 | 02:03

Petugas Terlibat Peredaran Narkoba di Rutan Bakal Dipecat

Minggu, 12 April 2026 | 02:00

Andre Rosiade: IKM akan Menjadi Mitra Konstruktif Pemda

Minggu, 12 April 2026 | 01:46

Selengkapnya