Berita

OSO dan Wiranto//Net

Politik

Kubu OSO Jelek-jelekkan Wiranto, Pengamat: Itu Ekspresi Konflik Yang Belum Berkesudahan

SENIN, 16 DESEMBER 2019 | 13:34 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Presiden Joko Widodo resmi melantik sembilan anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) periode 2019-2024, di Istana Kepresidenan Jakarta, Jumat lalu (13/12).

Salah satu nama yang mengejutkan dalam susunan Wantimpres adalah masuknya Ketua Dewan Pembina Partai Hanura, Wiranto

Banyak kader yang menyayangkan keputusan mantan Menko Polhukam itu.


Wiranto seharusnya fokus kembali ke Hanura setelah beberapa tahun ditinggalkan saat menjabat menteri. Terlebih, saat ini Hanura harus rela tidak dapat kursi Parlemen.

Terkait hal itu, pengamat politik dari Universitas Islam Negeri (UIN) Jakarta, Adi Prayitno memberikan komentar.

Menurutnya, jabatan Wantimpres yang diemban Wiranto bukan ukuran cinta atau tidak cinta terhadap Hanura.

"Ukuran cinta itu harus ditunjukkan dengan bagaimana Hanura elektabilitasnya meningkat, bukan yang lain," kata Adi saat dihubungi Kantor Berita Politik RMOL pada Senin (16/12).

Menurutnya, klaim paling cinta kepada Hanura adalah bentuk konflik internal yang tidak berkesudahan antara kubu Ketua Umum Hanura saat ini Oesman Sapta alias OSO, dengan pendiri partai Wiranto.

"Klaim itu untuk menegasikan pihak lain dan menganggap pihak sendiri paling militan. Itu ekspresi konflik internal saja," pungkas Adi.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

AXA Mandiri Financial Digugat ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 17:59

Menteri Pigai Keliling SPBU: Hari Ini Distribusi BBM Bali Aman!

Minggu, 18 Oktober 2026 | 17:35

AS Ultimatum Iran: Patuhi Kesepakatan Nuklir atau Hancur

Minggu, 18 Oktober 2026 | 17:26

Bareskrim dan BNN Obok-Obok Kelab Malam, Sembilan Orang Positif Narkoba

Minggu, 18 Oktober 2026 | 17:17

Wali Kota Prancis Dipukuli Warga Israel di Tepi Barat

Minggu, 18 Oktober 2026 | 16:45

Masyarakat Diimbau Tingkatkan Kesadaran dan Partisipasi dalam Pencegahan Karhutla

Minggu, 18 Oktober 2026 | 16:42

Kabut Asap Picu Lonjakan Penjualan Tabung Oksigen dan Air Purifier di Asia Tenggara

Minggu, 18 Oktober 2026 | 16:04

Perlu Sistem Pencegahan Karhutla agar Warga Tak Terus Jadi Korban

Minggu, 18 Oktober 2026 | 15:51

Syarikat Islam Didorong Jadi Kekuatan Besar Ekonomi Umat

Minggu, 18 Oktober 2026 | 15:26

KPK Evaluasi Alasan Nusron Wahid Mangkir Sebelum Terbitkan Surat Perintah Membawa

Minggu, 18 Oktober 2026 | 15:11

Selengkapnya