Berita

Bobby Nasution/RMOL

Nusantara

Hindari Kesan Kumuh, Bobby Akan Ajak Bicara Peternak Babi Bila Terpilih Sebagai Wali Kota Medan

SENIN, 16 DESEMBER 2019 | 03:20 WIB | LAPORAN: AZAIRUS ADLU

Salah satu faktor yang membuat Kota Medan terkesan kumuh dikarenakan masih adanya warga yang berternak babi di dalam areal perumahan.

Tercatat, berdasarkan pendataan melalui program Kotaku (Kota Tanpa Kumuh), ada sekitar 61 kepala keluarga yang masih memelihara babi dalam perumahan, khususnya di wilayah Timur Kota Medan.

Didasari data tersebut, Bobby Afif Nasution mengatakan, jika nantinya rakyat memilih dia sebagai wali kota Medan, salah satu program yang akan diambil adalah bagaimana memindahkan peternakan babi dari areal perumahan warga.


“Nanti kita bicara dulu sama peternak babi, kita ajak bicara,” jawab Bobby kepada Kantor Berita RMOLSumut belum lama ini.

“Solusi itu nggak bisa kita ambil sendiri, harus bicara,” sambung menantu Presiden Joko Widodo itu.

Di Kota Medan sendiri, sudah ada Peraturan Daerah (Perda) nomor 13 tahun 2010 tentang Larangan hewan ternak kaki empat yang diperkuat lagi dengan Perwal 26/2013 tentang larangan peternakan hewan kaki empat.

Di dalam perda itu selain melarang warga untuk memelihara hewan ternak babi juga melarang pemeliharaan hewan ternak kambing dan lembu di daerah pemukiman.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Suyudi Pede Gusur Puluhan Pati-Pamen Loyalis Listyo

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:09

Pergantian Kapolri untuk Antisipasi Putusan MK soal Gibran

Kamis, 01 Oktober 2026 | 18:19

UPDATE

Pengusaha Tembakau Dicecar KPK soal Dugaan Gratifikasi Oknum Bea Cukai

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 00:41

Resmi Dilantik, 13 Pengurus DPD Peradi Profesional Siap Kawal Keadilan di Sulsel

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 00:13

Sekolah Tahfidz Al-Qur’an Puan Maharani Mulai Dibangun di Malang

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 00:10

Perbup Bogor soal Site Plan jadi Sorotan Usai Kasus HGB Summarecon Bergulir

Jumat, 09 Oktober 2026 | 23:49

BEI Tagih Penjelasan Emiten Haji Isam soal Gadai Saham ke Bank Mandiri

Jumat, 09 Oktober 2026 | 23:24

Rocky Gerung Dicurigai Sengaja Dipasang untuk Serang Gibran dari Dalam Kekuasaan

Jumat, 09 Oktober 2026 | 22:42

Kasus TPPU Rita Widyasari Menyeret Bos Dealer VW-Audi

Jumat, 09 Oktober 2026 | 22:28

Penyederhanaan BUMN: Pengaturan Outsourcing Lewat Anak Perusahaan Jadi Sorotan

Jumat, 09 Oktober 2026 | 22:18

PDIP soal Ijazah Gibran: Anak dan Bapak Masalahnya Sama Saja

Jumat, 09 Oktober 2026 | 21:57

Pegawai Bea Cukai Dedi Congor Mangkir Lagi

Jumat, 09 Oktober 2026 | 21:42

Selengkapnya