Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Petani Tercekik, Pemerintah Baru Naikkan Pajak Ekspor Pertanian

MINGGU, 15 DESEMBER 2019 | 06:39 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Pemerintah baru Argentina menaikkan pajak ekspor pertanian yang merupakan sumber utama devisa negara tersebut. Langkah itu diputuskan melalui sebuah dekrit yang dikeluarkan pada akhir pekan ini (Sbatu, 14/12) demi meningkatkan pendapatan pemerintah.

Langkah ini juga diambil di tengah kondisi pemerintah Argentina yang kekurangan uang dalam menghadapi jatuh tempo utang yang signifikan pada tahun 2020.

Para petani di negara tersebut telah lama berharap kenaikan pajak ekspor untuk tanaman seperti kedelai, gandum dan jagung. Pasalnya, mereka juga tercekik oleh biaya pendanaan yang tinggi di negara yang dilanda inflasi tersebut.


"Mengingat situasi serius yang sedang dihadapi keuangan publik, adopsi mendesak diperlukan untuk memenuhi, setidaknya sebagian, pengeluaran anggaran dengan sumber daya baru," begitu kutipan dekrik tersebut, seperti dimuat Reuters.

Untuk diketahui bahwa Argentina adalah pengekspor jagung dan kedelai nomor tiga di dunia serta pemasok utama makanan ternak soymeal.

Menteri pertanian baru negara itu, yang juga merupakan mantan anggota kongres berhaluan kiri Luis Basterra, dilantik pada awal pekan lalu setelah Presiden Peronis Alberto Fernandez dilantik untuk menggantikan advokat pasar bebas Mauricio Macri, yang gagal memenangkan pemilihan ulang.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Direktur P2 Ditjen Bea Cukai Rizal Bantah Ada Setoran ke Atasan

Jumat, 06 Februari 2026 | 03:49

KPK: Warganet Berperan Ungkap Dugaan Pelesiran Ridwan Kamil di LN

Kamis, 05 Februari 2026 | 08:34

Nasabah Laporkan Perusahaan Asuransi ke OJK

Kamis, 05 Februari 2026 | 16:40

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

UPDATE

Bahlil Dinilai Main Dua Kaki untuk Menjaga Daya Tawar Golkar

Senin, 09 Februari 2026 | 12:07

Informan FBI Ungkap Dugaan Epstein Mata-mata Mossad

Senin, 09 Februari 2026 | 12:02

Purbaya Ungkap Penyebab Kericuhan PBI BPJS Kesehatan: 11 Juta Orang Dicoret Sekaligus

Senin, 09 Februari 2026 | 11:55

Mantan Menteri Kebudayaan Prancis dan Putrinya Terseret Skandal Epstein

Senin, 09 Februari 2026 | 11:38

Mensos: PBI BPJS Kesehatan Tidak Dikurangi, Hanya Direlokasi

Senin, 09 Februari 2026 | 11:32

Industri Tembakau Menunggu Kepastian Penambahan Layer Cukai

Senin, 09 Februari 2026 | 11:26

Langkah Prabowo Kembangkan Energi Terbarukan di Papua Wujud Nyata Keadilan

Senin, 09 Februari 2026 | 11:25

WNA China Tersangka Kasus Emas 774 Kg Diamankan Saat Diduga Hendak Kabur ke Perbatasan

Senin, 09 Februari 2026 | 11:16

Tudingan Kapolri Membangkang Presiden Adalah Rekayasa Opini yang Berbahaya

Senin, 09 Februari 2026 | 10:51

Februari 2026 Banjir Tanggal Merah: Cek Long Weekend Imlek & Libur Awal Puasa

Senin, 09 Februari 2026 | 10:46

Selengkapnya