Berita

Muji Dilantik Jadi Kepala Desa

Nusantara

Tukang Gali Kubur Ini Mengalahkan Para Sarjana dan Dilantik Jadi Kepala Desa

SABTU, 14 DESEMBER 2019 | 13:21 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Laki-laki tamatan STM bangunan ini tengah menjadi perbincangan hangat di Blitar. Ia baru saja memenangkan Pilkades.

Namanya Mujiadi. Usianya 50 tahun, namun warga Dusun Krajan RT 12 RW 3 Desa Pagerwojo Kecamatan Kesamben tampak masih bugar. Ia biasa disapa Muji.

Profesinya sehari- harinya adalah tukang gali kubur. Hebatnya ia mampu mengalahkan tiga kandidat bertitel sarjana dalam Pilkades serentak.


Dari cara berpakaian dan menyusun kalimat, benar-benar terlihat lelaki ini seorang petani desa yang utun (lugu) dan sederhana.

Namun, tak disangka ia mendapatkan 1.284 suara dari sekitar 6.000 daftar pemilih di desanya. Unggul 82 suara dari raihan incumbent yang maju lagi sebagai calon Kades Pagerwojo, Kecamatan Kesamben.

"Saya ndak ada persiapan apa-apa. Begitu didaftarkan, ya tetap macul sawah atau macul makam tiap hari. Gak pakai acara ngumpul-ngumpul seperti calon lainnya," ungkap Muji, Sabtu (14/12).

Dia mengaku tidak punya kemampuan birokrasi sama sekali. Wargalah yang mendorongnya, bahkan mendaftarkannya menjadi pemimpin di desa mereka.

"Setiap ketemu warga saat menggali kubur, mereka selalu bilang, wes Pak Ji sampean ae sing dadi kades (sudah Pak Ji, bapak saja yang jadi kades)," ucapnya membuka cerita.

Selain harus bekerja keras, Muji memang kurang nyaman 'ngumpul-ngumpul' karena dia tidak pernah memakai bahasa Indonesia saat berbincang dalam keseharian, ia hanya menggunakan bahasa Jawa, dan ia adalah tipikal grogian.

Kemenangan Muji menjadi ukiran sejarah demokrasi di Desa Pagerwojo. Karena sebuah kemenangan yang murni dari aspirasi warga yang menghendaki pemimpin yang bersih dan jujur.

Lawan-lawan Muji di pemilihan itu berat. Selain semua jago orasi dengan titel sarjana, para kandidat tak segan membagi uang untuk menggalang dukungan.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

War Tiket Haji Untungkan Orang Kaya

Minggu, 12 April 2026 | 04:17

Paradoks Penegakan Hukum

Minggu, 12 April 2026 | 04:12

BPKH Pastikan Dana Haji Aman di Tengah Dinamika Global

Minggu, 12 April 2026 | 04:00

Kunjungi Rusia Jadi Sinyal RI Tak Mutlak Ikuti Garis Barat

Minggu, 12 April 2026 | 03:40

Anak Usaha BRI Respons Persaingan Bisnis Outsourching

Minggu, 12 April 2026 | 03:16

Ibadah Haji Bukan Nonton Konser!

Minggu, 12 April 2026 | 03:10

Lebaran Betawi Bukan Sekadar Seremoni Pasca-Idulfitri

Minggu, 12 April 2026 | 02:41

Wapres AS Tatap Muka Langsung dengan Delegasi Iran di Islamabad

Minggu, 12 April 2026 | 02:03

Petugas Terlibat Peredaran Narkoba di Rutan Bakal Dipecat

Minggu, 12 April 2026 | 02:00

Andre Rosiade: IKM akan Menjadi Mitra Konstruktif Pemda

Minggu, 12 April 2026 | 01:46

Selengkapnya