Berita

Al Gore di Konferensi Perubahan Iklim PBB di Madrid/Daily Mail

Dunia

Al Gore: Brexit Mungkin Keputusan Paling Bodoh Yang Pernah Dibuat Suatu Negara

KAMIS, 12 DESEMBER 2019 | 06:57 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Mantan Wakil Presiden Amerika Serikat Al Gore menyebut bahwa Brexit mungkin merupakan keputusan yang paling bodoh yang pernah dibuat oleh suatu negara.

Hal itu disampaikan mantan politisi yang adalah wakil presiden di bawah kepresidenan Bill Clinton itu saat berada di Madrid, Spanyol untuk berpartisipasi dalam konferensi perubahan iklim PBB.

"Brexit mungkin merupakan keputusan yang paling bodoh yang pernah dibuat oleh suatu negara," kata Gore, seperti dimuat Agencia EFE dan dimuat ulang Daily mail.


Komentarnya itu disambut tepuk tangan meriah dari para aktivis di ruangan itu.

"Kita harus berhenti menggunakan langit sebagai saluran pembuangan terbuka untuk polusi yang memerangkap panas. Itu mengancam masa depan peradaban manusia," kata Gore, yang pernah memenangkan Hadiah Nobel Perdamaian pada 2007 atas pekerjaannya untuk meningkatkan kesadaran tentang perubahan iklim.

Sebelumnya, Gore juga kerap mengaitkan fluktuasi cuaca global dengan keputusan Inggris untuk meninggalkan Uni Eropa.

Dia juga pernah menyebut pada tahun 2017 lalu bahwa perang sipil di Suriah tersulut oleh kekeringan terburuk yang melanda sebuah negara Timur Tengah dalam 900 tahun.

Sementara itu, krisis pengungsi yang terjadi sejak beberapa tahun belakangan di mana banyak warga dari daerah konflik, termasuk Suriah, berbondong-bondong datang ke Eropa untuk mencari perlindungan. Hal itu menambah ketidakstabilan politik di Inggris dan di benua itu.

Hal ini, kata Gore, mengarahkan warga Inggris untuk memilih meninggalkan Uni Eropa dalam referendum Brexit pada tahun 2016.

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

KPK Benaran Sakit Jiwa, Gedung Merah Putih Mending untuk Merawat ODGJ

Kamis, 16 Juli 2026 | 19:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

UPDATE

Harga Minyak Dunia Menetap di Level 84 Dolar AS

Jumat, 17 Juli 2026 | 10:17

Kejaksaan Agung Casablanca Bebaskan A.M. demi Jaga Objektivitas Proses Hukum

Jumat, 17 Juli 2026 | 10:16

Usulan Nasdem Naikkan Ambang Batas Diduga untuk Jegal PSI

Jumat, 17 Juli 2026 | 10:14

Komisi XII DPR: Kelangkaan BBM di Sumut Bukan Persoalan Biasa

Jumat, 17 Juli 2026 | 09:58

IHSG Balik Arah ke Zona Merah, Dolar AS Melemah ke Rp17.943

Jumat, 17 Juli 2026 | 09:45

Pertarungan Bisnis Adidas-Nike dan Pundi Pundi FIFA di Piala Dunia 2026

Jumat, 17 Juli 2026 | 09:44

Pulau Baai Butuh Solusi Permanen, Bukan Pengerukan Berulang

Jumat, 17 Juli 2026 | 09:39

Emas Antam Anjlok Rp27.000, Satu Gram Jadi Rp2,6 Juta

Jumat, 17 Juli 2026 | 09:31

Bobby Adhityo Dicecar KPK soal Pengaturan Temuan Audit BPK

Jumat, 17 Juli 2026 | 09:26

Terungkap, 307 Ribu QR Code BBM Subsidi Bermasalah Diblokir

Jumat, 17 Juli 2026 | 09:17

Selengkapnya