Berita

Sesmenpora Gatot Dewa Broto sebut bonus peraih emas SEA Games alami kenaikan/RMOL

Olahraga

Diserahkan Besok, Ini Bocoran Bonus Peraih Medali Emas SEA Games 2019

RABU, 11 DESEMBER 2019 | 10:06 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Perjuangan para atlet Indonesia di ajang SEA Games 2019 bakal mendapat apresiasi Pemerintah. Meski tidak bisa meraih target jadi runner-up peraih medali terbanyak, perjuangan seluruh atlet tetap harus dihargai.

Terlebih, jumlah medali yang diraih atlet-atlet Indonesia jauh melewati yang dicanangkan kemenpora yang hanya berharap dapat 45 medali emas. Karena hingga Selasa (11/12) kontingan Indonesia sudah meraih 72 medali emas.

Untuk itu, Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudi Amali akan memberikan bonus kepada para atlet Indonesia yang berhasil menyabet medali di SEA Games Filipina.


Hal itu diungkapkan Sesmenpora, Gatot S Dewa Broto kepada wartawan di Kantornya, Wisma Kemenpora, Jakarta, Rabu (11/12).

"Nanti, tanggal 12 Desember, Pak Menpora Zainudin Aamali akan menyerahkan langsung bonus kepada para peraih medali emas, perak, dan perunggu," kata Gatot.

Gatot mengungkapkan, bonus yang akan diterima para atlet hingga staf pelatih jumlahnya jauh lebih besar dari SEA Games sebelum-sebelumnya.

"Ini sekadar bocoroan, (bonus) lebih gede daripada empat kali SEA Games yang lalu. SEA Games yang lalu-lalu itu hanya Rp 200 juta, nanti akan naik lebih dari Rp 200 juta," ungkap Gatot.

Angka lebih dari Rp 200 juta itu merupakan bonus untuk peraih emas. Sementara peraih perak dan perunggu akan diumumkan saat penyerahan bonus oleh Menpora, Kamis besok (12/12).

Menurut Gatot, pemberian bonus ini merupakan bentuk apresiasi dari negara kepada para atlet, pelatih, dan asisten pelatih yang telah berjuang mengibarkan Merah Putih di SEA Games 2019. Terlebih, raihan medali emas skuat Indonesia itu melebihi target pemerintah yang hanya 45 medali emas.

"Itu di luar dugaan kami. Itu hal yang positif. Nah sebagai imbalannya bonus itu sebagai apresiasi dari negara," demikian Gatot.

Populer

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

KPK Gelar OTT di Kabupaten Kuantan Singingi Riau

Senin, 29 Juni 2026 | 15:05

Dianggap Sakit Jiwa, Ini Jawaban KPK Soal Tuntutan Ringan Bos Blueray

Jumat, 26 Juni 2026 | 14:45

UPDATE

RT/RW Didorong Jadi Garda Terdepan Pencegahan Narkoba

Senin, 06 Juli 2026 | 14:25

PKS Minta Kader di Daerah Dorong Perda Larang Kampanye LGBTQ

Senin, 06 Juli 2026 | 14:23

Bantah Isu PHK, Agrinas Palma Klaim Bakal Rekrut Lebih dari 20 Ribu Pekerja

Senin, 06 Juli 2026 | 14:13

Israel Berambisi Ciptakan Senjata Laser untuk Perang Antariksa

Senin, 06 Juli 2026 | 13:59

66 Negara Ini Melarang Homoseksual, Termasuk Indonesia

Senin, 06 Juli 2026 | 13:57

Perpres soal LGBTQ Sejalan dengan Aspirasi Mayoritas Rakyat

Senin, 06 Juli 2026 | 13:51

Kubu Jokowi Nilai Praperadilan Kedua Roy Suryo Upaya Mengulur Persidangan

Senin, 06 Juli 2026 | 13:49

Bank Mandiri Dorong Penguatan Ekosistem Ekonomi Perempuan di Jawa Tengah

Senin, 06 Juli 2026 | 13:40

Kudeta Halus terhadap Calon Presiden

Senin, 06 Juli 2026 | 13:36

Tersangka Pemberi Suap Bupati Langkat Masih di Rutan Polda Sumut, KPK Perkuat Bukti

Senin, 06 Juli 2026 | 13:27

Selengkapnya