Berita

Penembakan di New Jersey/Net

Dunia

Baku Tembak Di Jalanan New Jersey, Enam Orang Meninggal Dunia

RABU, 11 DESEMBER 2019 | 06:52 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Sebanyak enam orang meninggal dunia dalam baku tembak yang terjadi di jalanan Jersey City, New Jersey pada Selasa (10/12).

Penembakan itu dilakukan oleh dua orang pelaku bersenjata di dua lokasi. Penembakan mulai terjadi di area pemakaman di mana ada petugas polisi yang ditembak mati. Kemudian aksi baku tembak berlanjut ke suparmarket halal di mana lima orang korban lainnya tewas.

"Petugas kami diserang selama berjam-jam," kata kepala Kepala Polisi Kota Jersey Michael Kelly, seperti dimuat Al Jazeera.


Belum jelas apa pemicu aksi baku tembak tersebut. Kelly juga belum menjelaskan lebih detil soal apa yang memicu penembakan itu. Namun dia mengaku yakin bahwa para petugas polisi yang terbunuh itu berusaha menghentikan upaya jahat pelaku.

Sementara itu, Direktur Keselamatan Publik Kota James Shea mengatakan bahwa pihak berwenang percaya pertumpahan darah itu bukanlah tindakan terorisme. Namun penyebab pastinya masih harus diselidiki lebih lanjut.

Dua petugas lainnya terluka tetapi kemudian dilepaskan dari rumah sakit, kata pihak berwenang.

Pada saat aksi baku tembak terjadi, tim SWAT, polisi negara bagian dan agen federal bergegas berkumpul di tempat kejadian. Polisi kemudian memblokir daerah di mana ada sekolah, supermarket, salon rambut dan toko-toko lainnya tersebut.

Dalam sebuah cuitan, Gubernur Phil Murphy mengatakan bahwa penduduk setempat, di antaranya anak-anak dari sekolah dasar Sacred Heart, dikunci di sekolah selama insiden itu serta dijaga ketat oleh tim pengamanan. Semua siswa dan guru dilaporkan selamat.

"Pikiran dan doa kami bersama para pria dan wanita dari Departemen Kepolisian Kota Jersey, terutama dengan para petugas yang tertembak selama baku tembah, dan dengan penduduk dan anak-anak sekolah yang saat ini sedang dikunci," tulis Murphy dalam cuitannya.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Deteksi Dini, Lapas Cianjur Periksa Kesehatan Warga Binaan dan Pegawai

Jumat, 25 September 2026 | 20:20

Tahu Manuver Pelindo, Kejagung Serahkan Eksekusi Silfester Matutina ke Kejari Jaksel

Jumat, 25 September 2026 | 20:16

Antam Serap 9 Ton Emas Freeport hingga Agustus 2026

Jumat, 25 September 2026 | 19:43

160 Ribu Orang Ikut Rekrutmen BI, Lulusan Teknologi Masih Minim

Jumat, 25 September 2026 | 19:36

Ratusan Hotel di Bandung Dijual, Pemerintah Jangan Tutup Mata!

Jumat, 25 September 2026 | 19:09

Kata IPW, Ombudsman Melampaui Kewenangan Saat Sidak Lapas Cibinong

Jumat, 25 September 2026 | 19:08

Xiaomi 18 Fold Smartphone Lipat Canggih Bertenaga Kamera Leica

Jumat, 25 September 2026 | 18:41

Bogasari Dorong UMKM Surabaya Naik Kelas

Jumat, 25 September 2026 | 18:37

KPU Harus Terang Benderang Jelaskan Verifikasi Syarat Pendidikan Gibran

Jumat, 25 September 2026 | 18:28

DPR Segera Panggil Ombudsman dan Ditjenpas soal Sidak Lapas Cibinong

Jumat, 25 September 2026 | 18:18

Selengkapnya