Berita

Zulkifli Hasan/Net

Politik

KONGRES PAN

Pengamat: Zulkifli Hasan Harus Ikut Keinginan Amien Rais

SENIN, 09 DESEMBER 2019 | 12:13 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Internal Partai Amanat Nasional (PAN) terus bergejolak menjelang Kongres 2020. Hal itu seperti terlihat saat Rakernas V PAN beberapa waktu lalu yang sempat ricuh.

Ketua Dewan Penasihat PAN Amien Rais mengisyaratkan kepada Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan agar tidak mencalonkan lagi pada Kongres nanti. Amien menginginkan regenerasi di PaN berjalan dengan baik.

"Artinya, Amien Rais konsisten dengan regenerasi di PAN. Zulhas sejatinya harus taat, karena PAN itu butuh regenerasi," kata pengamat politik dari Universitas Al-Azhar Indonesia, Ujang Komarudin saat berbincang dengan Kantor Berita Politik RMOL, Selasa (9/12).


Konsistensi Amien itu sedianya harus diikuti oleh Zulhas sapaan akrab Zulkifli Hasan. Sebab, pada sejumlah agenda politik dari mulai Pilkada hingga Pilpres 2019 lalu, Zulhas selalu mengindahkan masukan dari Amien.

"Karena bagaimanapun kader PAN masih turut dan ikut Amien Rais. Zulhas selama ini juga ikut apa yang diinginkan Amien Rais," kata Ujang.

Direktur Eksekutif Indonesia Political Review ini menilai PAN memang membutuhkan generasi muda yang lebih fresh. Hal itu sejurus dengan predikat PAN sebagai partai yang lahir dari pergulatan reformasi.

"PAN butuh pemimpin muda yang berdarah segar. Dan pikiran yang fresh," kata Ujang.

Kendati siapapun yang bakal terpilih menjadi ketum PAN nanti, Ujang meyakini kader PAN tersebut akan mendapat restu dari Bapak Reformasi Amien Rais.

"Tapi apapun dinamika di PAN, siapapun yang terpilih nanti, semua kandidat ketum pasti dapat restu Amien Rais," tutup Ujang.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Koreksi Tata-Kelola MBG: Ekspektasi Publik dan Komitmen Presiden

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:56

Bank Dunia Soroti Penyusutan Jumlah Pekerja Kelas Menengah RI

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:30

Literasi Perpajakan Diharapkan jadi Jantung Kepercayaan Masyarakat

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:04

Menkomdigi: Aksi Damai dan Ruang Digital Sehat Harus Dijaga

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:40

Pesan Arief Budiman di Balik #SellIndonesia Lawan #SellSingapura

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:20

MUI Dorong Fatwa Perlindungan Al-Quds dari Upaya Yahudinisasi Israel

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:05

Pembelaan Terakhir John Field Cs: Kami Tidak Lari dan Hilangkan Bukti

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:41

Legislator PDIP Sebut Kenaikan BBM Ancam Daya Beli Kelas Menengah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:14

Golkar: Mahasiswa Punya Hak untuk Menyampaikan Pendapat

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:52

Gagalkan Peredaran Ribuan Pil Terlarang, Satu Pengedar Ditangkap di Blora

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:27

Selengkapnya