Berita

Dubes Kim Song/Reuters

Dunia

Dubes Kim Song: Korut-AS Tidak Butuh Dialog Panjang Soal Denuklirisasi

MINGGU, 08 DESEMBER 2019 | 10:04 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Masalah denuklirisasi Korea Utara saat ini sudah keluar dari meja perundingan dengan Amerika Serikat. Karena itulah, kedua negara tidak perlu lagi melakukan pembicaraan panjang lebar.

Begitu kata Dutabesar Korea Utara untuk PBB, Kim Song dalam sebuah pernyataan pada Sabtu (7/12).

Dia menjelaskan bahwa dialog berkelanjutan dan substansial yang diupayakan oleh Amerika Serikat tidak lain adalah "trik menghemat waktu" yang sesuai dengan agenda politik domestiknya.


"Kami tidak perlu melakukan pembicaraan panjang dengan Amerika Serikat sekarang dan denuklirisasi sudah keluar dari meja perundingan," tambahnya, seperti dimuat Reuters.

Pernyataannya ini dibuat di tengah meningkatnya ketegangan jelang tenggat waktu akhir tahun yang ditetapkan oleh Korea Utara. Pyongyang menyerukan agar Amerika Serikat mengubah kebijakannya menuntut denuklirisasi sepihak dan menuntut bantuan dari hukuman sanksi.

Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un sebelumnya telah memperingatkan dia bisa mengambil arah baru kebijakan pada tahun depan jika tuntutannya tidak terpenuhi.

Untuk diketahui bahwa Kim dan Presiden Amerika Serikat Donald Trump telah bertemu sebanyak tiga kali sejak Juni 2018 lalu. Namun tidak banyak kemajuan signifikan yang dibuat.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Direktur P2 Ditjen Bea Cukai Rizal Bantah Ada Setoran ke Atasan

Jumat, 06 Februari 2026 | 03:49

KPK: Warganet Berperan Ungkap Dugaan Pelesiran Ridwan Kamil di LN

Kamis, 05 Februari 2026 | 08:34

Nasabah Laporkan Perusahaan Asuransi ke OJK

Kamis, 05 Februari 2026 | 16:40

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

UPDATE

Bahlil Dinilai Main Dua Kaki untuk Menjaga Daya Tawar Golkar

Senin, 09 Februari 2026 | 12:07

Informan FBI Ungkap Dugaan Epstein Mata-mata Mossad

Senin, 09 Februari 2026 | 12:02

Purbaya Ungkap Penyebab Kericuhan PBI BPJS Kesehatan: 11 Juta Orang Dicoret Sekaligus

Senin, 09 Februari 2026 | 11:55

Mantan Menteri Kebudayaan Prancis dan Putrinya Terseret Skandal Epstein

Senin, 09 Februari 2026 | 11:38

Mensos: PBI BPJS Kesehatan Tidak Dikurangi, Hanya Direlokasi

Senin, 09 Februari 2026 | 11:32

Industri Tembakau Menunggu Kepastian Penambahan Layer Cukai

Senin, 09 Februari 2026 | 11:26

Langkah Prabowo Kembangkan Energi Terbarukan di Papua Wujud Nyata Keadilan

Senin, 09 Februari 2026 | 11:25

WNA China Tersangka Kasus Emas 774 Kg Diamankan Saat Diduga Hendak Kabur ke Perbatasan

Senin, 09 Februari 2026 | 11:16

Tudingan Kapolri Membangkang Presiden Adalah Rekayasa Opini yang Berbahaya

Senin, 09 Februari 2026 | 10:51

Februari 2026 Banjir Tanggal Merah: Cek Long Weekend Imlek & Libur Awal Puasa

Senin, 09 Februari 2026 | 10:46

Selengkapnya