Berita

Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nasir dan Presiden PKS Sohibul Iman/RMOL

Politik

Temui PP Muhammadiyah, PKS Disarankan Agar Tetap Jadi Partai Penyeimbang

KAMIS, 05 DESEMBER 2019 | 04:19 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Pengurus DPP PKS bersilaturahim ke Pimpinan Pusat Muhammadiyah pada Rabu (4/12).

Dalam pertemuan itu, PKS meminta nasihat kepada PP Muhammadiyah untuk menyikapi dinamika kebangsaan dan keummatan.

Kepada awak media, Presiden PKS Sohibul Iman mengaku diharapkan tetap menjaga demokrasi di Tanah Air. Salah satunya, soal perlu adanya partai politik penyimbang sebagai upaya check and balance.


"Kami mendapat nasihat untuk bagaimana mematangkan demokrasi, menjaga logika dasar demokrasi, dengan kami bisa menempatkan diri sebagai kekuatan penyeimbang," kata Sohibul di Kantor PP Muhammadiyah, Rabu (4/12).

Sementara itu, Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nasir menuturkan, dalam rangka mengintegrasikan Islam dan kebangsaan, konteks sosial dan politik itu perlu menjaga kehidupan yang demokratis.

Salah satunya, kata Haedar, dengan menjaga semangat reformasi yang sudah berjalan hampir dua dekade ini.

"Jangan lupa semangat reformasi itu, ada check and balances, ada proses aspirasi kekuatan civil society yang kuat. Tetapi juga pada saat yang sama kita ingin ada pemerintahan yang good governance ya dan lain sebagainya. Nah, cita-cita reformasi ini jangan padam dan harus menjadi spirit kita bersama," demikian Haedar.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

AKPI Perkuat Profesionalisme dan Integritas Profesi

Senin, 13 April 2026 | 19:51

KNPI: Pemuda Harus Jadi Penyejuk di Tengah Isu Pemakzulan

Senin, 13 April 2026 | 19:50

14 Kajati Diganti, Termasuk Sumut dan Jatim

Senin, 13 April 2026 | 19:31

Cara Buat SKCK Online lewat SuperApps Presisi Polri, Mudah dan Praktis!

Senin, 13 April 2026 | 19:17

Bersiap Long Weekend, Ini Daftar 10 Tanggal Merah di Bulan Mei 2026

Senin, 13 April 2026 | 19:16

Viral Dokumen Kerja Sama Udara RI-AS, Okta Kumala: Kedaulatan Negara Prioritas

Senin, 13 April 2026 | 19:14

Daftar Hari Libur Nasional Mei 2026, Ada 3 Long Weekend

Senin, 13 April 2026 | 19:07

Ajudan Gubernur Riau Terima Fee Proyek Rp1,4 Miliar

Senin, 13 April 2026 | 19:02

4 Penyakit yang Harus Diwaspadai saaat Musim Pancaroba

Senin, 13 April 2026 | 18:57

Ongen Sentil Pengkritik Prabowo: Jangan Sok Paling ‘98’

Senin, 13 April 2026 | 18:52

Selengkapnya