Berita

Kamala Harris batal ikuti Pilpres AS 2020/Net

Dunia

Akui Kekurangan Dana, Senator Kamala Harris Akhiri Niatnya Maju Pilpres 2020

RABU, 04 DESEMBER 2019 | 13:57 WIB | LAPORAN: MEGA SIMARMATA

Secara mengejutkan, Kamala Harris, salah seorang kandidat capres dari Partai Demokrat membatalkan niatnya untuk maju dalam Pilpres Amerika Serikat 2020.

Kamala mengumumkan pengunduran dirinya pada Selasa (3/12).

Senator dari California ini mengumumkan keputusannya melalui pernyataan resmi yang dirilis serentak di semua akun media sosialnya.


Ia mengakui bahwa keputusan untuk mundur ini adalah hal tersulit dalam hidupnya.

"Bagi para pendukung saya, dengan penyesalan yang dalam tetapi juga dengan rasa terima kasih yang mendalam, saya membatalkan kampanye saya," tegas Kamala.

Dia mengakui bahwa dirinya kekurangan dana untuk bisa tetap maju sebagai capres.

Walaupun mundur dari pencalonan, Kamala berjanji untuk ikut berkontribusi menyingkirkan Donald Trump dari Gedung Putih.

"Saya ingin menjelaskan bahwa meskipun saya tidak lagi mencalonkan diri sebagai presiden, saya akan melakukan apa pun sekuat tenaga saya untuk membuat Donald Trump kalah dan berjuang untuk masa depan negara kita dan yang terbaik bagi kita," lanjut Kamala.

Pencalonan Kamala awalnya berjalan dengan sangat baik. Dia menjadi salah satu calon favorit untuk merebut tiket ke puncak pemilihan capres dari Partai Demokrat.

Namun, karena jumlah kandidat capres dari Partai Demokrat semakin membengkak menjadi lebih dari 20 orang, kampanye Kamala menjadi terhambat karena masalah penggalangan dana.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Jasa Kiai Kampung

Minggu, 30 Agustus 2026 | 04:26

Waketum MUI Usul Gaji Guru Pesantren di Atas UMR

Minggu, 30 Agustus 2026 | 04:16

Jangan Takut Kritik Pemerintah

Minggu, 30 Agustus 2026 | 04:04

Saham BYAN Mencuat, IAW Ingatkan soal Pengawasan Regulator

Minggu, 30 Agustus 2026 | 03:20

Melawan Amplop di Muktamar NU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 03:08

Program Streamlining Danantara Tak Boleh Identik dengan PHK

Minggu, 30 Agustus 2026 | 02:38

Investor Diajak Terlibat 37 Proyek Investasi Strategis di Jakarta

Minggu, 30 Agustus 2026 | 02:17

Budi Arie Tolak Cabut Analisis Pemilu sebelum 2029

Minggu, 30 Agustus 2026 | 02:02

Jangan Berhenti pada Janji 15 Desember

Minggu, 30 Agustus 2026 | 01:35

Pajak Diduga Bocor Rp5 Triliun, Purbaya Kantongi 40 Nama Perusahaan Baja

Minggu, 30 Agustus 2026 | 01:21

Selengkapnya