Berita

Perdana Menteri Adel Abdul Mahdi/Net

Dunia

Parlemen Terima Pengunduran Diri PM Irak, Gelombang Protes Tidak Juga Usai

SENIN, 02 DESEMBER 2019 | 08:01 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Parlemen Irak memilih untuk menerima pengunduran diri Perdana Menteri Adel Abdul Mahdi akhir pekan kemarin. Keptusan itu dibuat setelah berminggu-minggu protes anti-pemerintah mengguncang negara tersebut.

Keputusan Abdul Mahdi untuk mundur disampaikan pada hari Jumat pekan lalu setelah seruan dari ulama Muslim Syiah Irak, Ayatollah Ali al-Sistani, agar parlemen mempertimbangkan untuk menarik dukungannya bagi pemerintah Abdul Mahdi demi membendung kekerasan.

Kemudian pada Minggu (1/12), parlemen Irak menyetujui pengunduran diri tersebut.


"Parlemen Irak akan meminta presiden negara untuk mencalonkan seorang perdana menteri baru," negitu pernyataan dari kantor media parlemen Irak, seperti dimuat Al Jazeera.

Anggota parlemen mengatakan pemerintahan Abdul Mahdi, termasuk perdana menteri sendiri, akan tetap duduk di jabatannya sementara waktu sampai pemerintah baru terpilih.

Di bawah konstitusi, Presiden Barham Salih diperkirakan akan meminta blok terbesar di parlemen untuk mencalonkan seorang perdana menteri baru untuk membentuk pemerintah.

Gelombang protes yang terjadi sejak 1 Oktober lalu diketahui telah merenggut hampir 400 jiwa. Sebagian besar dari mereka merupakan pengunjuk rasa muda dan tidak bersenjata.

Pengunduran diri Abdul Mahdi, meskipun disambut baik oleh para pengunjuk rasa, diperkirakan tidak akan mengakhiri demonstrasi. Pasalnya, tuntutan mereka adalah perombakan sistem politik yang dituduh korup dan membuat sebagian besar penduduk hidup dalam kemiskinan.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Direktur P2 Ditjen Bea Cukai Rizal Bantah Ada Setoran ke Atasan

Jumat, 06 Februari 2026 | 03:49

KPK: Warganet Berperan Ungkap Dugaan Pelesiran Ridwan Kamil di LN

Kamis, 05 Februari 2026 | 08:34

Nasabah Laporkan Perusahaan Asuransi ke OJK

Kamis, 05 Februari 2026 | 16:40

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

UPDATE

Bahlil Dinilai Main Dua Kaki untuk Menjaga Daya Tawar Golkar

Senin, 09 Februari 2026 | 12:07

Informan FBI Ungkap Dugaan Epstein Mata-mata Mossad

Senin, 09 Februari 2026 | 12:02

Purbaya Ungkap Penyebab Kericuhan PBI BPJS Kesehatan: 11 Juta Orang Dicoret Sekaligus

Senin, 09 Februari 2026 | 11:55

Mantan Menteri Kebudayaan Prancis dan Putrinya Terseret Skandal Epstein

Senin, 09 Februari 2026 | 11:38

Mensos: PBI BPJS Kesehatan Tidak Dikurangi, Hanya Direlokasi

Senin, 09 Februari 2026 | 11:32

Industri Tembakau Menunggu Kepastian Penambahan Layer Cukai

Senin, 09 Februari 2026 | 11:26

Langkah Prabowo Kembangkan Energi Terbarukan di Papua Wujud Nyata Keadilan

Senin, 09 Februari 2026 | 11:25

WNA China Tersangka Kasus Emas 774 Kg Diamankan Saat Diduga Hendak Kabur ke Perbatasan

Senin, 09 Februari 2026 | 11:16

Tudingan Kapolri Membangkang Presiden Adalah Rekayasa Opini yang Berbahaya

Senin, 09 Februari 2026 | 10:51

Februari 2026 Banjir Tanggal Merah: Cek Long Weekend Imlek & Libur Awal Puasa

Senin, 09 Februari 2026 | 10:46

Selengkapnya