Berita

Apple/Net

Dunia

Ubah Peta, Apple Masukkan Ukraina Sebagai Wilayah Rusia

KAMIS, 28 NOVEMBER 2019 | 06:58 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Raksasa teknologi Amerika Serikat, Apple memenuhi tuntutan Rusia untuk mengubah peta agar menunjukkan semenanjung Krimea sebagai bagian dari wilayah Rusia pada aplikasinya.

Diketahui bahwa Rusia menganeksasi Krimea dari Ukraina pada tahun 2014 lalu. Wilayah dengan mayoritas penduduk berbahasa Rusia itu saat ini akan ditampilkan sebagai bagian dari wilayah Rusia pada aplikasi "Maps" dan "Weather" di Apple bila dilihat dari Rusia.

Tetapi aplikasi tesebut tidak menunjukkan Krimea sebagai bagian dari Rusia jika dilihat dari luar Rusia.


Langkah Apple itu disambut baik oleh Rusia.

"Krimea dan Sevastopol sekarang muncul di perangkat Apple sebagai wilayah Rusia," kata Duma Negara, atau majelis rendah parlemen Rusia dalam sebuah pernyataan.

Apple sendiri telah melakukan pembicaraan dengan Rusia selama beberapa bulan mengenai polemik peta tersebut.

Duma Negara Rusia menilai bahwa ada ketidaktepatan dalam pelabelan Krimea di peta di perangkat Apple.

Ketua Komite Keamanan dan anti-korupsu Duna Negara, Vasily Piskaryov, mengatakan bahwa perwakilan perusahaan diingatkan soal pelabelan Krimea sebagai bagian dari wilayah Ukraina adalah pelanggaran pidana menurut hukum Rusia.

"Tidak ada jalan untuk kembali," kata Piskaryov.

"Hari ini, dengan Apple, situasinya ditutup - kami telah menerima semua yang kami inginkan," tambahnya seperti dimuat BBC.

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

KPK Benaran Sakit Jiwa, Gedung Merah Putih Mending untuk Merawat ODGJ

Kamis, 16 Juli 2026 | 19:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

UPDATE

Harga Minyak Dunia Menetap di Level 84 Dolar AS

Jumat, 17 Juli 2026 | 10:17

Kejaksaan Agung Casablanca Bebaskan A.M. demi Jaga Objektivitas Proses Hukum

Jumat, 17 Juli 2026 | 10:16

Usulan Nasdem Naikkan Ambang Batas Diduga untuk Jegal PSI

Jumat, 17 Juli 2026 | 10:14

Komisi XII DPR: Kelangkaan BBM di Sumut Bukan Persoalan Biasa

Jumat, 17 Juli 2026 | 09:58

IHSG Balik Arah ke Zona Merah, Dolar AS Melemah ke Rp17.943

Jumat, 17 Juli 2026 | 09:45

Pertarungan Bisnis Adidas-Nike dan Pundi Pundi FIFA di Piala Dunia 2026

Jumat, 17 Juli 2026 | 09:44

Pulau Baai Butuh Solusi Permanen, Bukan Pengerukan Berulang

Jumat, 17 Juli 2026 | 09:39

Emas Antam Anjlok Rp27.000, Satu Gram Jadi Rp2,6 Juta

Jumat, 17 Juli 2026 | 09:31

Bobby Adhityo Dicecar KPK soal Pengaturan Temuan Audit BPK

Jumat, 17 Juli 2026 | 09:26

Terungkap, 307 Ribu QR Code BBM Subsidi Bermasalah Diblokir

Jumat, 17 Juli 2026 | 09:17

Selengkapnya