Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Dua Helikopter Tabrakan Di Mali, 13 Tentara Perancis Meninggal Dunia

RABU, 27 NOVEMBER 2019 | 07:51 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Sebanyak 13 tentara Perancis meninggal dunia dalam tabrakan helikopter yang terjadi selama operasi melawan kelompok militan di Mali awal pekan ini.

Belum jelas apa yang menyebabkan tabrakan helikopter terbaru di Mali. Namun penyelidikan telah dilakukan untuk mengetahui penyebab mengapa dua helikopter tersebut bisa bertabrakan di tengah kegelapan.

Presiden Perancis Emmanuel Macron juga menyatakan kesedihan mendalam atas kehilangan nyawa para tentaranya di Mali.


Sementara itu, Menteri Pertahanan Perancis Florence Parly bersumpah bahwa negaranya tidak akan berbalik melawan perang melawan terorisme setelah tabrakan mematikan itu.

"Kami berjuang bersama mitra dan saudara-saudara kami dari Mali, Niger, dan Burkina Faso untuk bersama-sama memberi negara-negara ini kedamaian dan stabilitas yang diinginkan rakyat mereka," ujarnya seperti dimuat BBC.
Diketahui bahwa ribuan tentara Perancis dikerahkan ke Mali sejak tahun 2013 setelah gerilyawan menyerbu bagian utara negara tersebut.

Tentara Mali sejak itu merebut kembali wilayah itu tetapi rasa tidak aman terus berlanjut dan kekerasan telah menyebar ke negara-negara tetangga.

Saat ini ada sekitar 4.500 tentara Perancis yang dikerahkan untuk mendukung pasukan Mali, Mauritania, Niger, Burkina Faso dan Chad melawan para militan.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Deteksi Dini, Lapas Cianjur Periksa Kesehatan Warga Binaan dan Pegawai

Jumat, 25 September 2026 | 20:20

Tahu Manuver Pelindo, Kejagung Serahkan Eksekusi Silfester Matutina ke Kejari Jaksel

Jumat, 25 September 2026 | 20:16

Antam Serap 9 Ton Emas Freeport hingga Agustus 2026

Jumat, 25 September 2026 | 19:43

160 Ribu Orang Ikut Rekrutmen BI, Lulusan Teknologi Masih Minim

Jumat, 25 September 2026 | 19:36

Ratusan Hotel di Bandung Dijual, Pemerintah Jangan Tutup Mata!

Jumat, 25 September 2026 | 19:09

Kata IPW, Ombudsman Melampaui Kewenangan Saat Sidak Lapas Cibinong

Jumat, 25 September 2026 | 19:08

Xiaomi 18 Fold Smartphone Lipat Canggih Bertenaga Kamera Leica

Jumat, 25 September 2026 | 18:41

Bogasari Dorong UMKM Surabaya Naik Kelas

Jumat, 25 September 2026 | 18:37

KPU Harus Terang Benderang Jelaskan Verifikasi Syarat Pendidikan Gibran

Jumat, 25 September 2026 | 18:28

DPR Segera Panggil Ombudsman dan Ditjenpas soal Sidak Lapas Cibinong

Jumat, 25 September 2026 | 18:18

Selengkapnya