Berita

Saad Hariri/Net

Dunia

Demi Akhiri Gelombang Protes, Saad Hariri Ogah Jadi Perdana Menteri Lebanon Lagi

RABU, 27 NOVEMBER 2019 | 06:56 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Mantan Perdana Meneri Lebanon, Saad Hariri memastikan bahwa dia tidak ingin memimpin pemerintahan berikutnya. Penegasan itu dia buat untuk mempercepat pembentukan kabinet baru di negara yang masih dilanda protes tesebut.

"Saya berpegang teguh pada aturan 'bukan saya, melainkan orang lain' untuk membentuk pemerintahan yang menangani aspirasi para pria dan wanita muda," tegas Hariri dalam sebuah pernyataan yang dirilis Selasa (26/11).

"Saya memiliki harapan dan kepercayaan penuh, setelah mengumumkan keputusan yang jelas dan menentukan ini, bahwa presiden republik, akan segera memanggil konsultasi parlemen yang mengikat (untuk menunjuk perdana menteri baru)," sambungnya, seperti dimuat Al Jazeera.


Hariri sendiri diketahui mengundurkan diri dari jabatannya bulan lalu dan tunduk pada tekanan rakyat dari gerakan protes jalanan yang menuntut perombakan total dari pemerintah.

Sejak pengunduran dirinya pada 29 Oktober lalu, para pemimpin politik Lebanon yang terpecah belah belum menunjuk perdana menteri baru atau membentuk pemerintahan baru.

Hariri tidak menyebutkan siapa kandidat alternatif yang akan memimpin pemerintahan. Namun dia menyebut bahwa keputusannya itu bertujuan untuk membuka pintu untuk solusi.

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

KPK Benaran Sakit Jiwa, Gedung Merah Putih Mending untuk Merawat ODGJ

Kamis, 16 Juli 2026 | 19:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

UPDATE

Harga Minyak Dunia Menetap di Level 84 Dolar AS

Jumat, 17 Juli 2026 | 10:17

Kejaksaan Agung Casablanca Bebaskan A.M. demi Jaga Objektivitas Proses Hukum

Jumat, 17 Juli 2026 | 10:16

Usulan Nasdem Naikkan Ambang Batas Diduga untuk Jegal PSI

Jumat, 17 Juli 2026 | 10:14

Komisi XII DPR: Kelangkaan BBM di Sumut Bukan Persoalan Biasa

Jumat, 17 Juli 2026 | 09:58

IHSG Balik Arah ke Zona Merah, Dolar AS Melemah ke Rp17.943

Jumat, 17 Juli 2026 | 09:45

Pertarungan Bisnis Adidas-Nike dan Pundi Pundi FIFA di Piala Dunia 2026

Jumat, 17 Juli 2026 | 09:44

Pulau Baai Butuh Solusi Permanen, Bukan Pengerukan Berulang

Jumat, 17 Juli 2026 | 09:39

Emas Antam Anjlok Rp27.000, Satu Gram Jadi Rp2,6 Juta

Jumat, 17 Juli 2026 | 09:31

Bobby Adhityo Dicecar KPK soal Pengaturan Temuan Audit BPK

Jumat, 17 Juli 2026 | 09:26

Terungkap, 307 Ribu QR Code BBM Subsidi Bermasalah Diblokir

Jumat, 17 Juli 2026 | 09:17

Selengkapnya