Berita

Kebakaran Australia/Net

Dunia

Kebakaran Hutan Di Australia Meluas, Pemerintah Putus Aliran Listrik

RABU, 20 NOVEMBER 2019 | 18:01 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di Australia semakin parah. Bahkan, kebakaran itu membuka titik-titik api baru.

Alhasil, perusahaan listrik setempat memutus aliran listrik ke ribuan rumah warga. Tak hanya itu, lebih dari 100 sekolah ditutup akibat karhutla.

Dimuat Reuters, Rabu (20/11), terlihat 50 titik baru di selatan negara bagian Australia Selatan. Kebakaran itu membuat suhu di sekitar menembus angka 42 derajat Celcius dan membuat otoritas di sana membunyikan alarm peringatan bencana.


"Dari matahari terbit hingga lewat tengah malam, negara bagian ini akan mengalami kondisi kebakaran yang sangat sulit," ujar asisten kepala petugas di Pemadam Kebakaran Negara Austraia Selatan, Brenton Eden.

Sementara itu, untuk menangani titik-titik baru ini, pemerintah Australia menerjukan lebih dari 600 petugas pemadam kebakaran. Sementara South Australia (SA) Power Networks memotong daya ke lebih dari 12.000 pelanggan ketika beberapa titik kebakaran mendekati saluran transmisi listrik.

Pada bulan ini saja, api sudah membakar sekitar 2,5 juta hektar. Karhutla juga diketahui telah menewaskan sedikitnya empat orang dan menghanguskan lebih dari 300 rumah warga.

Di kota terpadat Australia, Sydney terlihat tertutup asap tebal akibat karhutla. Akibatnya, Selasa (19/11), pejabat dinas kesehatan setempat mengeluarkan peringatan agar warga tidak beraktivitas di luar rumah.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

UPDATE

Setelah 19 Kapolda Berganti, Apa yang Berubah bagi Masyarakat?

Selasa, 06 Oktober 2026 | 06:19

King Indo Sah Jadi Raja ASEAN Usai Geprek Thailand 4-2

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:54

Jika Gugatan Denny Indrayana Cs Diterima MK Tak Otomatis Gibran Lengser

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:33

Ada Beking Politik, Suyudi Pede Gusur Puluhan Pati-Pamen Loyalis Listyo

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:09

Jaksinema Bakal Jadi Mesin Baru Ekonomi Jakarta

Selasa, 06 Oktober 2026 | 04:55

Bonus Timnas Indonesia Diatur Ketum PSSI

Selasa, 06 Oktober 2026 | 04:38

Nasib Gibran di Tangan MK

Selasa, 06 Oktober 2026 | 04:19

Tak Mudah Pecat Gibran Meski Gugatan Denny Indrayana Cs Dikabulkan MK

Selasa, 06 Oktober 2026 | 03:28

Festival Indonesia 2026 Perkuat Diplomasi Budaya Jakarta-Seoul

Selasa, 06 Oktober 2026 | 03:03

Jakarta Butuh Regulasi Parkir Valet

Selasa, 06 Oktober 2026 | 02:23

Selengkapnya