Berita

Lokasi penataan Kali Sunter/RMOL

Nusantara

Ngaku Loyalis Anies, Ternyata Warga Gusuran Sunter Tidak Terdaftar DPT

SELASA, 19 NOVEMBER 2019 | 15:51 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Warga di Kawasan Jalan Agung, Perkasa VIII, Sunter Jaya, Tanjung Priok, Jakarta Utara memprotes penggusuran rumah dan lapak rongsokan yang dilakukan oleh pemerintah kota Jakarta Utara.

Warga gusuran yang mengklaim sebagai pendukung dan pemilih Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan pada saat kampanye 2017 silam menilai penggusuran ini tidak sesuai dengan janji Anies kala itu

Camat Tanjung Priok, Syamsul Huda merasa aneh dengan pengakuan warga tersebut. Sebab di lokasi ini tidak ada Daftar Pemilih Sementara (DPS) dan Daftar Pemilih Tetap (DPT).


"TPS (Tempat Pemungutan Suara) untuk Pilkada kami tegaskan di sini enggak ada," ungkapnya saat ditemui Kantor Berita Politik RMOL di lokasi penataan Sunter, Selasa (19/11).

Syamsul Huda menjelaskan, mayoritas penduduk di lokasi penataan adalah warga pendatang. Huda mengaku heran bagaiamana caranya bisa memastikan mereka pendukung atau bukan sedangkan pencoblosan itu sifatnya rahasia.

"Kita tidak bisa mengetahui mereka pendukung atau tidak ya. Karena kan coblosan rahasia," ujarnya.

"Jadi di lokasi ini memang tidak dibuat Pilgub kemarin. Gak ada TPS. Bedakan Pilpres dengan Pilgub ya. Kalau Pilpres kan seluruh Warga Negara Indonesia. Kalau Pilgub DKI kan harus punya KTP dan domisili DKI," kata Huda dengan ekpresi heran.

Senada dengan Camat, Walikota Jakarta Utara, Sigit Widjatmoko, sebelumnya juga telah mengatakan bahwa warga yang tinggal di lokasi gusuran tidak terdaftar sebagai pemilih.

"Cek saja di daftar pemilih sementara maupun daftar pemilih tetap, mereka ada enggak. Terus ngeklaim atas nama pemilih siapa," katanya.

Populer

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Utang dan Delusi Pembangunan

Rabu, 16 September 2026 | 05:52

Tak Ulangi Kesalahan Purbaya, Suahasil Diharapkan Terus Gelorakan Ekonomi Konstitusi

Rabu, 16 September 2026 | 05:22

Pengukuhan Pengurus PERKAPI Bakal Dihadiri Menhum dan Ketua Komisi XIII DPR

Rabu, 16 September 2026 | 04:44

Fungsi KDKMP yang ‘Disabotase’

Rabu, 16 September 2026 | 04:24

Menhan Sjafrie Apresiasi Bantuan Jepang dalam Atasi Karhutla

Rabu, 16 September 2026 | 03:57

Politikus Senior PKS: PPHN Jangan jadi RPJPN Kedua

Rabu, 16 September 2026 | 03:30

38 Aset Senilai Rp846 Miliar Disita Kejagung dalam Kasus Febrie

Rabu, 16 September 2026 | 03:03

Kegiatan Belajar di SMPN 16 Medan Pulih 100 Persen Usai Dilanda Banjir

Rabu, 16 September 2026 | 02:48

WNA Malaysia Laporkan Pamen Polri Terkait Kasus Investasi Emas ke Bareskrim

Rabu, 16 September 2026 | 02:24

Kemensos Apresiasi Sekolah Rakyat Terintegrasi 3 Sulsel Mulai Beroperasi

Rabu, 16 September 2026 | 01:59

Selengkapnya