Berita

Evo Morales/Net

Dunia

Evo Morales: Izinkan Saya Kembali Dan Selesaikan Masa Jabatan Di Bolivia

SENIN, 18 NOVEMBER 2019 | 06:59 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Mantan Presiden Bolovia Evo Morales mengatakan bahwa dia harus diizinkan untuk kembali ke negara asalnya dan menyelesaikan masa jabatannya yang terakhir.

Hal itu disampaikan oleh pria 60 tahun itu dalam sebuah wawancara dengan Al Jazeera di Mexico City pada Minggu (17/11), di mana dia melarikan diri pasca mengundurkan diri sebagai presiden pekan lalu.

"Saya tidak mungkin berada di luar negeri. Saya terbiasa bersama orang-orang sebagai pemimpin serikat, presiden, melakukan pekerjaan," kata Morales yang menuduh lawan-lawannya berkonspirasi melawan pemerintahnya.


"Saya sangat merindukannya (Bolivia). Saya mencari cara hukum untuk kembali dan bersama orang-orang ketika mereka menentang kediktatoran, kudeta," tambah Morales.

Diketahui bahwa Morales yang merupakan pemimpin pribumi pertama di Bolivia menghadapi tekanan setelah pemilihan langsung pada 20 Oktober lalu. Pasalnya pendukung oposisi turun ke jalanan untuk menentang terpilihnya kembali Morales.

Setelah berminggu-minggu protes, dia mengundurkan diri pada 10 November lalu. Sementara angkatan bersenjata mengumumkan bahwa mereka berpihak pada pengunjuk rasa anti-Morales dan menuntut agar dia mengundurkan diri.

Dalam wawancara terbaru, Morales mengatakan bahwa jika diizinkan kembali, dia tidak akan berusaha mencalonkan diri lagi dalam pemilihan baru. Namun dia mengatakan bahwa dia masih ingin menyelesaikan dua bulan terakhir masa jabatannya.

"Saya tidak tahu mengapa mereka begitu takut pada Evo, mereka tidak ingin saya berpartisipasi, tidak apa-apa, seumur hidup, untuk demokrasi. Saya pensiunkan pencalonan saya, tetapi mereka harus membiarkan saya menyelesaikan masa jabatan saya," demikian Morales.

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

KPK Benaran Sakit Jiwa, Gedung Merah Putih Mending untuk Merawat ODGJ

Kamis, 16 Juli 2026 | 19:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

UPDATE

Harga Minyak Dunia Menetap di Level 84 Dolar AS

Jumat, 17 Juli 2026 | 10:17

Kejaksaan Agung Casablanca Bebaskan A.M. demi Jaga Objektivitas Proses Hukum

Jumat, 17 Juli 2026 | 10:16

Usulan Nasdem Naikkan Ambang Batas Diduga untuk Jegal PSI

Jumat, 17 Juli 2026 | 10:14

Komisi XII DPR: Kelangkaan BBM di Sumut Bukan Persoalan Biasa

Jumat, 17 Juli 2026 | 09:58

IHSG Balik Arah ke Zona Merah, Dolar AS Melemah ke Rp17.943

Jumat, 17 Juli 2026 | 09:45

Pertarungan Bisnis Adidas-Nike dan Pundi Pundi FIFA di Piala Dunia 2026

Jumat, 17 Juli 2026 | 09:44

Pulau Baai Butuh Solusi Permanen, Bukan Pengerukan Berulang

Jumat, 17 Juli 2026 | 09:39

Emas Antam Anjlok Rp27.000, Satu Gram Jadi Rp2,6 Juta

Jumat, 17 Juli 2026 | 09:31

Bobby Adhityo Dicecar KPK soal Pengaturan Temuan Audit BPK

Jumat, 17 Juli 2026 | 09:26

Terungkap, 307 Ribu QR Code BBM Subsidi Bermasalah Diblokir

Jumat, 17 Juli 2026 | 09:17

Selengkapnya