Berita

Menteri Agama Republik Indonesia, Fachrul Razi/Ist

Nusantara

Peringati Maulid Nabi, Menag Fachrul Razi Ajak Teladani Sifat Rasul

SENIN, 18 NOVEMBER 2019 | 01:47 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Sifat Rasulullah SAW harus diteladani dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Selama hidupnya, Rasulullah telah mencontohkan sifat mulia yang dapat dijadikan suri tauladan di kehidupan.

Salah satunya adalah bagaimana berperilaku baik dan menunjukkan rasa kasih sayang antarmanusia, termasuk kepada mereka yang berbeda keyakinan.

Hal itu disampaikan Menteri Agama Republik Indonesia, Fachrul Razi dalam peringatan Maulid Nabi Muhammad Saw 1441 H yang diselenggarakan Unsyiah di pelataran Masjid Jamik Darussalam, Banda Aceh, Minggu (17/11).


Menag mengambil contoh sifat Rasul yang lembut dan ramah kepada wanita Yahudi yang kerap menghinanya. Rasulullah tidak menaruh dendam, bahkan memuliakan wanita Yahudi saat membutuhkan pertolongan. Sikap inilah yang menurut Fachrul Razi harus banyak diterapkan di kehidupan sehari-hari.

Ia juga menyinggung bagaimana kuatnya prinsip Rasulullah selama hidupnya. Rasul selalu berani menunjukkan kebenaran, walaupun ia kerap mengalami cemoohan dan hinaan. Prinsip ini layak diteladani oleh para pemimpin di dunia.

“Nabi Muhammad selalu menunjukkan kebenaran dan itu sangat penting, setidaknya menangkal isu miring yang beredar,” ujar Fachrul dalam keterangan tertulis yang diterima redaksi.

Menag sendiri pernah mengenyam pendidikan di Fakultas Teknik Unsyiah.

Dalam kesempatan tersebut, Rektor Unsyiah, Prof Samsul Rizal mengatakan, peringatan maulid tersebut dilaksanakan untuk merenungi kembali cara Rasulullah hidup, bersikap, beribadah, dan cara beliau bermuamalah. Semasa hidupnya, Nabi Muhammad SAW dikenal sangat jujur, bijaksana, penyayang, namun tetap tegas pada kekafiran.

Sayangnya, akhlak mulia ini tidak mudah diwariskan. Bahkan saat ini, sangat sulit menemukan orang yang berakhlak mulia.

“Fakta menunjukkan orang pintar semakin banyak, tapi orang berakhlak mulia semakin berkurang," jelas Prof Samsul.

Di kesempatan yang sama, ia juga menyinggung kekerasan, terorisme, dan radikalisme yang kerap dikaitkan dengan umat Islam. Semakin dekat seseorang dengan Islam, seolah-olah semakin cenderung orang tersebut menjadi kasar dan radikal. Padahal tuntunan Alquran justru sebaliknya.

“Terlepas dari rencana pihak luar yang menempelkan prototype negatif bagi Islam, kita semua idealnya harus berusaha mempraktikkan akhlak Islam yang sesungguhnya,” ujar Rektor.

Peringatan maulid tersebut turut dimeriahkan dengan ceramah maulid dari Ketua Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Aceh Utara, Tgk. Abdul Manan. Hadir pula Plt. Gubernur Aceh, Nova Iriansyah; Ketua Ikatan Alumni Unsyiah (IKA), Sulaiman Abda; Pangdam Iskandar Muda, Jenderal TNI Teguh Arief Indratmoko; ulama dari berbagai dayah di Aceh dan para masyarakat sekitar kampus Unsyiah.

Populer

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Utang dan Delusi Pembangunan

Rabu, 16 September 2026 | 05:52

Tak Ulangi Kesalahan Purbaya, Suahasil Diharapkan Terus Gelorakan Ekonomi Konstitusi

Rabu, 16 September 2026 | 05:22

Pengukuhan Pengurus PERKAPI Bakal Dihadiri Menhum dan Ketua Komisi XIII DPR

Rabu, 16 September 2026 | 04:44

Fungsi KDKMP yang ‘Disabotase’

Rabu, 16 September 2026 | 04:24

Menhan Sjafrie Apresiasi Bantuan Jepang dalam Atasi Karhutla

Rabu, 16 September 2026 | 03:57

Politikus Senior PKS: PPHN Jangan jadi RPJPN Kedua

Rabu, 16 September 2026 | 03:30

38 Aset Senilai Rp846 Miliar Disita Kejagung dalam Kasus Febrie

Rabu, 16 September 2026 | 03:03

Kegiatan Belajar di SMPN 16 Medan Pulih 100 Persen Usai Dilanda Banjir

Rabu, 16 September 2026 | 02:48

WNA Malaysia Laporkan Pamen Polri Terkait Kasus Investasi Emas ke Bareskrim

Rabu, 16 September 2026 | 02:24

Kemensos Apresiasi Sekolah Rakyat Terintegrasi 3 Sulsel Mulai Beroperasi

Rabu, 16 September 2026 | 01:59

Selengkapnya