Berita

Rusun Pasar Rumput/Net

Nusantara

Genjot Pendapatan, Pasar Jaya Sewakan Iklan Video Di Dinding Rusun

JUMAT, 15 NOVEMBER 2019 | 22:22 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Selain menyewakan kios sebagai tempat usaha, Perumda Pasar Jaya terus memaksimalkan potensi yang ada untuk meningkatkan pendapatan.

"Setiap pasar nantinya akan banyak digital marketing yang akan menempel di dinding. Itu sebenarnya videotron. Companynya bisa siapapun. Itu pendapatan akan makin banyak," ungkap Direktur Utama Perumda Pasar Jaya Arief Nasrudin saat ditemui di Kawasan Cikini pada Jumat (15/11).

Potensi pendapatan lainnya yang dilirik Perumda Pasar Jaya pembangunan hunian susun di atas pasar seperti yang ada di Pasar Rumput, Manggarai.


"Saat ini kita reformasi aset. Jadi ini terobosan Pak Gubernur karena menyetujui yang dari dulu kita impikan. Proses status hak pakai kita jadi hak pengelolaan lahan atau HPL," jelasnya.

"Atas kita manfaatkan hunian, bawahnya kita bisa pastikan UMKM-nya hidup. Karena marketnya ada di atas, " tambahnya.

Rencananya akan ada 63 titik hunian  pasar yang target awal rencana selesai Desember mendatang. Namun baru sampai saat ini yang baru di selesaikan ada 15.

"Jadi 15 titik itu maksudnya selesai HPL(hak pengelolaan lahan)-nya ya. Pembangunanya belum. 2020 baru bisa selesai semuanya," pungkasnya.

Untuk hunian di pasar rumput pun sampai hari ini belum dibuka pendaftaran bagi warga yang minat karena Perumda Pasar Jaya sedang koordinasi dengan dinas perumahan dan Pemprov DKI.

"Karna posisi hunian pasar rumput ini strategis. Banyak banget yang berminat. Yang resmikan nanti Pak Presiden dan Gubernur. Kita sedang dicari waktu nya," tutupnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Koperasi Harus Saling Berkolaborasi Perbesar Dampak Ekonomi

Jumat, 10 April 2026 | 22:20

Presiden Harus Ganti Gus Ipul Demi Sukses Muktamar NU

Jumat, 10 April 2026 | 22:14

Demonstran: MK Harus Jaga Marwah dan Jangan Takut Tekanan

Jumat, 10 April 2026 | 22:06

Pimpinan Baru Ombudsman RI Bertekad Kawal Asta Cita dan Perkuat Pengawasan Publik

Jumat, 10 April 2026 | 22:02

Teddy Bantah Isu RI Kaos, BBM Subsidi Tak Naik Jadi Bukti

Jumat, 10 April 2026 | 21:43

Breaking News: KPK OTT Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo

Jumat, 10 April 2026 | 21:38

Reshuffle Menteri Prabowo Jangan Tebang Pilih

Jumat, 10 April 2026 | 21:16

Dihantam Gelombang Mundur, PKN: Mati Satu Tumbuh Seribu

Jumat, 10 April 2026 | 21:02

Perlu Peraturan Pemerintah Baru Demi Lindungi 64 Juta UMKM di Era Digital

Jumat, 10 April 2026 | 20:48

TNI Digeber Lewat Bimtek Ketahanan Pangan

Jumat, 10 April 2026 | 20:44

Selengkapnya